Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Berkat limpahan karunia-Nya, kami dapat menyelesaikan penulisan buku Novel Remaja. Dalam penyusunan Novel Remaja penulis telah berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan penulis. Namun sebagai manusia biasa, penulis tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan baik dari segi tekhnik penulisan maupun tata bahasa.
Kami menyadari tanpa arahan dari guru pembimbing serta masukan – masukan dari berbagai pihak tidak mungkin kami bisa menyelesaikan Novel Remaja ini. Novel Remaja ini dibuat sedemikian rupa semata-mata untuk membangkitkan kembali minat baca para remaja dan sebagai motivasi dalam berkarya khususnya karya tulis. Untuk itu penulis hanya bisa menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, sehingga kami bisa menyelesaikan novel remaja ini.
Demikian semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan para pembaca pada umumnya.
Iwanto.
Abstrak Novel.
Puji dan syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa berkat ramhat dan hidayahnya saya bisa menciptkan karya tulis novel remaja di angkat dari kisah seseorang yang nyata dan bertema antara waktu & detik perubahan. Pada umumnya novel ini bercerita tentang seorang remaja yang terbawa lingkungan, kemudian ada seseorang yang membuatnya ke detik perubahan, baik dari sifat, perilaku, hingga sampai cara hidupnya. Dari yang buruk menjadi baik dalam kepribadiaannya.
Berikut adalah tokoh tokoh yang terdapat dalam novel remaja ini sebagai berikut.
1. Iwo sifat penokohannya seorang yang terbawa arus pergaulan lingkungan dalam kehidupan hingga kemudian hari dapat merubahnya ke dalam kebaikan.
2. Ocim, uchil, bandot, aryo, omen, gimbul. Penokohan inih adalah teman iwo yang sama seperti iwo terbawa pengaruh pergaulan lingkungan.
3. Owe dan azi law adalah penokohan yang merubah sedikit sifat iwo ke arah lebih melupakan pergaulan yang buruk.
4. Mumut adalah seorang tokoh gadis yang bisa merubah sifat iwo, dari sikap iwo yang buruk menjadi berubah drastis ke dalam kebaikan untuk diri sendirinya.
Demikian penjelasan tentang bastrak novel remaja yang bertema antara waktu & detik perubahan. Semoga karya tulis yang saya buat bermanfaat bagi pandangan hidup kalian. Berpikir terlebih dahulu sebelum melakukan hal tersebut.
Cirebon, 24 Oktober 2019
Penulis Novel
Iwanto
Novel Remaja.
Antara Waktu & Detik Perubahan.
Created: iwanto
Alamat blog: https://rumahguru12.blogspot.com/2019/10/novel-antara-waktu-dan-detik-perubahan.html?m=1
Dikisahkan pada tahun 1993 tepatnya di bulan Desember, disuatu desa yang sunyi begitu tentram dan damai. Masyarakat setempat sangat saling menghargai dan hidup rukun. Begitupun juga pemimpin desanya yang sangat mengayomi masyarakatnya, beliau adalah seorang pemimpin yang setidaknya bisa mengemban tugas dari rakyat dan beliau sangat mencintai rakyatnya. Hingga masyarakat desa setempat ituh hidup sejahtera, menjalin kekeluargaan yang baik dan rukun. Terdapat Sebuah rumah yang sederhana terdapat remaja yang bernama iwo, remaja tersebut terkenal alim dan baik terhadap tetangganya. Dan begitupula iwo adalah orang yang tidak selalu banyak bicara melainkan dia pendiam, iwo juga tidak suka mengobrolkan keburukan orang lain. Setiap ada seseorang yang menceritakan keburukan orang lain maka remaja iwo tersebut langsung menghindar atau memisahkan diri. Begitupula dia tidak suka mengoreksi orang lain. Melainkan iwo lebih suka duduk sendiri dibandingkan ada seorang datang dan membicarakan keburukan orang lain.
Beberapa tahun kemudian iwo tumbuhlah menjadi remaja sehingga iwo mempunyai banyak teman mulai dari teman rumah bahkan teman dari luar lingkungan rumahnya. Suatu ketika iwo sangat akrab dengan teman teman rumahnya dengan aryo, uchil, bandot, gimbul, omen. Suatu ketika malam sudah menjelang iwo dihampiri oleh uchil sama bandot untuk diajak bermain dirumah ocim. Ocim seorang temenya uchil, dia adalah teman sejati uchil. Tibalah iwo, bandot, dan uchil dirumah ocim. Sambil mengobrol masalah dunia pekerjaan. Tak lama kemudian tiba tiba uchil ada panggilan telepon dari omen. Omen bertanya kepada uchil "chil, sekarang ada dimana main yuk". Jawab uchil "omen, kesinih aja dirumah ocim sudah ada iwo sama bandot. Belum lama inih baru pada dateng". Ungkap kata uchil akhirnya omen bergegas untuk datang kerumah ocim. Sebelum sampai ke rumah ocim, ome menghampira aryo datang kerumahnya untuk mengajak kumpul bareng bareng di rumah uchil. Aryo dan omen tiba dirumah ocim. Sambil memesan es di warung ocim. Tidak lama kemudian ocim berkata "hey cah, hayuuu pada ke pasar malam jalan jalan daripada disinih aja bosen duduk duduk terus". Dijawab oleh uchil "hayuu si cim kepasar iyah kayaknya rame inih mah pas inih adalah hari pasar malam". Disusul oleh jawaban iwo, omen, dan aryo juga setuju. Akhirnya mereka semua ke pasar malam dengan jalan kaki yang cukup jauh dari pasar malam. Diperjalanan ocim melihat buah mengga yang sedikit matang dari pohon mangga. Tiba tiba ocim memetik buah mangga. Omen berkata kepada ocim "cim, ituh mangga buat siapa asal petik aja. Terus mangga siapa". Dijawab oleh ocim (sudah kalian tinggal makan aja tauh). Disambung jawaban oleh uchil hayuu semuanya makan aja, akhirnya makan mangga semua yang dapet metik dari jalan. Iwo dan teman temanya sampai di pasar malam. Iwo, ocim, uchil, aryo, omen duduk semuanya di pinggil lapangan alun alun pasar malam sambil melihat sanah dan sinih. Uchil menyuruh ocim untuk membeli martabak sayur di dekat pasar malam. Ocim berbegas pergi dan membelinya. Terus iwo dan teman temanya memakan martabak sayur bersamaan. Martabak sayur habis selanjutnya membeli pop ice dan minum bersama. Mereka berkata semuanya (kebahagiaan ituh mungkin hanya milik kebersamaan). Waktu menunjukan sudah malam tetapi masih di jalan untuk menuju pulang ke rumah masing. Sesampai dirumah waktu jam 12 malam. Akhirnya iwo dan temannya memutuskan untuk pulang kerumah masing masing.
Ketika mentari muncul dari permukaannya maka cahaya mentari menyinari bumi. Itulah esok pagi akan datang menjemput kehidupan. Jam sudah menunjukkan jam 7 pagi hari minggu iwo baru bangun dari tempat tidur dan langsung bergegas iwo ke kamar mandi. Setelah selesai semua iwo menuju kerumah aryo untuk mengajak keluar bermain ke rumah azi law. Aryo mau akhirnya iwo dan aryo pergi ke rumah azi law. Sesampai dirumah azi law, aryo dan iwo sambil berbincang bincang mengobrol menu masakan karena mau masak. Ternyata sudah sepakat semua masak nasi goreng telur sayur. Iwo menyuruh aji law untuk membeli bahan makanan yang mau dimasaknya. Sedangkan aryo menyiapkan berbagai peralatan yang dibutuhkan untuk memasak. Sedangkan iwo yang memasaknya. Aji law telah sampai membeli bahan bahan makanannya kemudian iwo bergegas untuk memasaknya karena iwo tauh aryo sama aji law sudah lapar. Beberapa menit kemudian masakan nasi goreng telur sayur sudah siap untuk dihidangkan dan di makan. Aryo langsung bergegas mengambil sendok dan langsung makan duluan. Begitu juga disusul oleh aji law langsung juga makan nasi goreng telur sayur dengan lahap. Akhirnya mereka bertiga sudah kenyang semua. Aryo dan aji law sesudah ituh bermain game di androidnya. Sedangkan iwo menonton televisi. Aryo dan aji law asyik bermain game. Iwo juga begituh nikmat melihat televisi. Hingga tidak terasa waktu menunjukkan sudah sore. Akhirnya iwo dan aryo bergegas pulang dari rumah aji law. Iwo dan aryo sampai dirumah iwo mandi dan setepah ituh duduk didepan rumahnya. (sambil menikmati udara dinginnya suasana menjelang malam). Iwo sedang duduk tiba tiba aryo datang di depan iwo mengajak bermain ke rumah aji law lagi, iwo menjawab "iyah hayuu siap kerumah aji law lagi aja" akhirnya mereka berdua berangkat ke rumah aji law. Sampai disanah aji law, aryo dan iwo memakan tahu tegal hungga kenyang sambil membicarakan untuk buka usaha dagang. Hingga asyiiknya membicarakan ituh waktu menunjukkan sudah jam 12 malem lewat. Akhirrnya iwo dan aryo langsung pulang ke rumah. Ke esokan harinya iwo, aryo, uchil, dan ocim menyusun acara untuk menemani ocim bermain dirumah temen cewenya ocim. Semua sepakat nanti malam untuk menemani ocim bermain ke rumah cewe temen ocim.
Akhirnya iwo, aryo, uchil sepakat malam ituh menemani ocim bermain kerumah temen cewe ocim. Sesampai disanah temen cewe ocim sudah ada yang bermain cowo lain. Tiba - tiba ocim tingkah lakunya aneh sepertinya dia merasa cemburu. Karena ocim suka sama temen cewenya. Akhirnya kita semua pulang lagi tidak jadi main kerumah temen cewe ocim. Sesampai di markas ocim merasa cemburu. (terdiam dan termenung). Ke esokan malemnya aryo dan iwo menemani bermain kerumah cewe yang disukai oleh uchil. Beberapa jam sudah nyampai kerumah cewe yang disukai ternyata sudah ada yang bermain lagi. Akhirnya uchil merasa terdiam dan termenung. (uchil diam saja). Akhirnya memutuskan uchil, iwo, aryo pulang lagi ke markas. Tiba tiba kesokan malamnya uchil dapet pesan dimedsosnya dari no baru yang berpesan “jauhi cewe saya". Uchil sudah curiga bahwa yang memberi pesan ituh pasti cowo yang main dirumahnya. Ujar uchil. Beberapa minggu kemudian tepatnya dimalam minggu semua sedang berkumpul uchil, aryo, bandot, oman, gimbul, ocim. Semua pergi ke pasar malam dengan jalan kaki semua, tiba tiba ditengah perjalanan yang sepi ada seseorang yang menghadang jumlahnya cukup banyak. Dari jauh pandangan rombongan kita tidak kelihatan, ternyata dari lama kelamaan dari dekat yang menghadang adalah cowo yang bermain di rumah cewe yang tadi. Kemudian cowo yang menghadang langsung lari dan memukul uchil. Uchil terpental karena belum siap. Iwo, aryo. Ocim, gimbul, bandot melindungi uchil. Lebih parah mereka langsung menyerang rombongan kita. Dan jatuhlah pertempuran hingga sampai ada yang terluka dan keluar darah. Mundurnya mereka karena iwo mengambil alih memukul ketuanya hingga tak berdaya. Kemudian mereka mundur dan memutuskan pulang. Lebih parah uchil keluar darah akibat pukulan yang terlalu keras. Disusul dengan ocim yang tak bisa bangun karena di injak injak sama mereka, tetapi bandot mengalami kesakitan pada lengannya karena akibat benturan tangan pada pas pukulan. Yang tidak terluka aryo dan iwo akhirnya memutuskan untuk membawa temen temenya pulang. Sampai dimarkas semua temen temen yanng terluka diobati. Waktu menunjukkan sudah larut malam akhirnya semua pulang kerumah. Esok pagi iwo mendapatkan pesan untuk diminta bantuannya dari no tiyas. Iwo membaca pesan tersebut. (disangka ituh pesan dari tiyas. Ternyata ituh yang mesan ke iwo adalah cowonya yang terlalu egois dan cemburu). Karena iwo dikirinya ituh penting sekali maka dari ituh iwo memutuskan pergi sendirian untuk menemuinya. Dimalam nanti.
Telah tiba malam yang akan ditentukan. Iwo bergegas akan menepati janjinya tinggal menunggu jam untuk tinggal berangkat saja. Iwo siap siap dan akhirnya berangkat dengan sendirinya. Pas sampai ditempat yang ditunjukkan oleh pesan ke iwo tersebut. Iwo mengatakan dalam hatinya (inih koq tempat sepi). Kenapa aku suruh datang ke sinih. Tiba tiba iwo melihat koq ada yang datang dari jarak jauh tapi koq beramai yah ituh siapa? Menurut iwo. Ternyata pas di depan iwo dia adalah seorang yang selalu membenci iwo dari jaman dahulu. Iwo kaget inih maksudnya gimana yah... Si cowonya tiyas menelfon iwo yang didepannya. Cowo tiyas mengatakan "hahaha.... Akhirnya iwo kita bisa berjumpa lagi disinih. Kita tidak disangka yah jumpa lagi disinih dengan mu iwo." ujar kata cowo tiyas. Iwo hanya menjawab sambil termenung "iyah.." (dengan lemah lembut). Cowo tiyas berkata kita jumpa disinih kamu sendiri saya bawa teman teman saya. Tapi tenang iwo saya dan temen temen saya tidak akan berlima ke kamu " hahaha..." kamu sudah siap iwo??. (Kata cowo tiya). Iwo kaget lalu menjawabnya maksudnya apa??". Iwo langsung di pukul sama cowo tiyas. Iwo terjatuh lalu bangun lagi dipukul lagi sama cowo tiyas langsung keluar darah. Tiba tiba iwo bangkit dengan emosinya karena badan sendiri sudah keluar darah. Iwo membalas pukulannya ke cowo tiyas. Berkali kali pukulan. Beberapa lama kemudian iwo tertekan dipukuli oleh teman cowonya tiyas lagi akhirnya iwo terjatuh dan tidak bisa bangun sambil berdarah. Iwo mengharapkan sesuatu keajaiban ada yang menolongnya. Tetapi tempat ituh sepi. Cowo tiyas dan teman teman tiyas berbegas meninggalkan iwo yang takberdaya. Iwo sendirian bertahan dan mencoba untuk bangun agar bisa berjalan dan pulang kerumah. Beberapa kemudian iwo bisa bangun dengan sedikit jalan yang sakit sambil menahan luka yang berdarah. Iwo sangat berfikir keras "aku, selalu dipertemukan dengan pertikaian yang seperti inih" aku sabar... Aku bisa menghadapi cobaan inih. (ujar kata iwo). Iwo sampai di markas. Dimarkas ada teman teman iwo yang kaget melihat iwo luka. Uchil sama ocim menanyakan ke iwo. Kenapa wo kamu kayak gtuh??. Kamu habis berantem sama siapa??. Iwo tidak menjawab karena kalo iwo menjawab nanti akan memperkeruh masalahnya. Iwo akhirnya diobati oleh uchil dan ocim. Akhirnya iwo bisa diobati lukanya. Seterusnya iwo tertidur di markas sampai lupa pulang kerumah sama dengan ochim dan uchil.
Esok hari iwo melupakan kejadian yang semalam kemarin karena iwo tidak ingin memperkeruh masalahnya. Biarkan kejadian kemaren malam menjdadikan sebuah pelajaran dan menutupnya dengan kesabaran. Waktu tak terasa sudah siang HP iwo berbunyi seketika mendapatkan pesan lagi dari no baru. Iwo kaget sambil mikir "inih no siapa lagi" koq banyak no baru. Ternyata setelah iwo baca pesan tersebut yang berbunyi " aku kepingin bicara sama kamu iwo" sambil tertulis nama tiyas. Iwo membalas pesannya lagi. Inih bener tiyas??? Lalu dijawablah pesan tersebut iyh iwo...
Tepatnya dihari senin iwo dan tiyas akhirnya bisa ketemu. Tiyas sudah menebak pasti cowo saya mengusik iwo teman baikku. (tiyas merasa cemas). Iwo dan tiyas duduk bareng sikap iwo biasa saja tidak menunjukkan kebencian dan kesakitan sewaktu masa ituh iwo dikeroyok oleh cowo tiyas dan temen cowonya tiyas. Akhirnya tiyas memulai pembicaran terlebih dahulu sama iwo. Tiyas menanyakan ke hal yang lebih dia curigai. Tiyas bertanya kepada iwo " iwo kamu habis ketemu sama cowo aku?? Terus kamu diapain saja?" ujar kata tiyas. Iwo menjawab biasa saja dengan lemah lembut penuh senyum. "cuma dia pengen ketemu sama saya aja yas" iwo tersenyum dan menanyakan kembali ke tiyas " emng kenapa yas" tiyas akhirnya menjawab pertanyaan iwo dengan rasa kasihan dan mengatakan sejujurnya ke iwo " iwo saya sudah tauh semuanya. Sebenarnya cowo aku tuh sangat membenci kamu wo, karena masa lalunya mungkin ditambah lagi kamu sama saya temen deket yang lebih parahnya memperkeruh suasana saya sama dia pacaran. Mungkin dia ada rasa cemburu atau curiga ke saya. Makanya kebencian dia makin menambah ke kamu iwo. Iwo menjawabnya seseorang bisa berubah jika diri sendirinya mau menerima perubahan itu sendiri. Tapu saya yakin dia pasti suatu saat nanti berubah. Ujar iwo. Setelah lama mengobrol beberapa jam iwo dan tiyas meninggalkan tempat pertuan ituh dan keduanya pulang. Iwo sampai dirumah dan ketemu aryo pas iwo mau membeli lauk buat makan. Iwo mengajak aryo kerumah aji law untuk bermain disanah, ayo akhirnya mau. Setelah makan iwo menghampiri aryo dan menuju kerumah aji law untuk bermain. Sesampai dirumah aji law aryo langsung tidur karena cape, begitupun aji law dengan sibuknya bermain game agar dia dapat penghasilan dari gamenya. Sedangkan iwo memutuskan lebih duduk diam sambil menonton televisi memikirkan maslah yang terjadi, iwo takut akan memperkeruh masalahnya dan menjadi panjang terus menerus. (iwo berfikir keras). Bagaimana masalah inih harus selesai. Biar tidak ada pertempuran atau kebencian lagi.
Setelah beberapa kemudian iwo mencoba dengan cara meluapakan teman dekatnya yaitu tiyas tujuan iwo tersebut supaya tidak ada pertengkaran dan permasalahan lagi. Begitupun dengan tiyas juga perlahan lahan untuk melupakan teman dekatnya yaitu iwo. Keduanya akhirnya berhasil tidak ada lagi perselisihan. Sudah berapa lamanya sudah tentram. Keesokannya di hari yang lain iwo berjumpa lagi dengan cowonya tiyas, cowo tiyas tetep angkuh dengan kebenciaannya sama iwo. Dia tetep membenci iwo. Kemudian iwo menanggapi kebencian cowo tiyas dengan penuh kesabaran dan selalu mengalah. Suatu hari kemudian cowo tiyas sudah menyusun rencana bersama teman temannya. Iwo mengetahui rencana cowo tiyas. Dan iwo menanggapinya biasa saja. Iwo selalu berhati hati terhadap rencana cowo tiyas. Iwo bersiap agar rencana si cowo tiyas gagal dan tidak ada perkelahian dengan kelompok cowo tiyas dan sekelompok iwo dan teman temannya.
Sesuatu hal yang tak disangka ketika iwo menemani uchil mau ke rumah temen cewe yang disukai uchil ternyata sudah ada yang main. Dan yang mainnya ituh lebih kaget lagi dia adalah temen cowonya tiyas. Iwo kaget melihatnya... Kemudian iwo sudah berfirasat inih akan buruk kedepannya. Uchil langsung pulang lagi karena dia sudah cemburu. Akhirnya uchil dan iwo pulang lagi. Iwo mempunyai pikiran pasti nanti temen cowonya tiyas bakal cerita ke dia... Ituh pasti hal yang akan terjadi. Ketika malam mau pergi ke pasar iwo, uchil, aryo, ocim, omen, bandot dijalan di hadang sama rombongan teman teman cowonya tiyas. Temen cowonya tiyas langsung lari dan memukul dluan uchil. Dan cwonya tiyas lari juga langsung memukul iwo. Akhirnya uchil dan iwo terkena pukulan mereka dan memar mereka berdua. Iwo dan uchil kelihatan marah. Dan begitupula temen iwo yang lainnya. Temen cowo tiyas mengawali perkelahiannya dengan temen temen iwo. Mereka saling memukul satu sama lain. Suatu ketika iwo terdesak terus terkena pukulan sama cowo tiyas. Tapi iwo masih bisa bertahan untuk berdiri menahan sakit yang sudah berdarah. Begitupun juga uchil yang terdesak terkena pukulan berulang ulang. Tapi uchil juga masih bertahan dengan menahan sakitnya. Iwo lengah dengan keadaan terdesak. Iwo terkena pukulan dari belakang oleh temen cowo tiyas. Dan akhirnya iwo jatuh tergeletak, jatuhnya iwo yang begitu lemah. Uchil melihat iwo yang terjatuh akibat pukulan mereka. Uchil langsung lari dan melindungi iwo sambil marah dan bangkit. Uchil langsung menyerobot denga pukulannya diarahkan ke cowonya tiyas. Ketika itu juga cowo tiyas langsung jatuh dan berdarah. Cowo tiyas jatuh berdarah temen temen cowo tiyas mengakhiri pertempurannya karena ketua mereka sudah terkena pukulan. Dan mereka sambil bilang dan teriak "tunggu pembalasan dari kami". Dan sambil menudu dan berteriak iwo bakal babak belur. Inget ituh. Kata temen temennya cowo tiyas. Mereka bergegas meninggalkan tempat lejadian. Ketika ituh uchil langsung membangunkan iwo yang terjatuh dan berdarah. Uchil bertanya "wo, kamu baik baik saja" iwo tidak berdaya dan menahan sakitnya pukulan mereka. Uchil dan temen temen iwo langsung panik karena takut terjadi sesuatu pada iwo. Semua termenung dan menatap iwo. Akhirnya beberapa menit kemudian iwo perlahan menjadi pulih dan berdiri bangun. Sambil mengusap darah yang keluar dari hidungnya. Iwo berkata pelan "aku salah apa??" sampai mereka tega berkata seperti ituh akan membikin saya babakbelur. Semua temen temen iwo berbicara "tenang saja wo, kami pasti bantu kamu." kaga usah panik kamu wo." ujar perkataan temen iwo. Iwo langsung terdiam.
Ketika sebuah kejadian tersebut perkelahian tadi, iwo berubah sehingga sifat iwo juga menyimpan dendam ke cowo tiyas. Akibat iwo terpukul terus menerus dan sampai tergeletak dan berdarah.
Kemudian harinya iwo sudah tidak sakit lagi akibat perkelahiaannya. Iwo bisa beraktifitas kembali seperti biasa.
Sekian lama iwo dan teman temannya tidak bertemu dengan rombongan cowo tiyas. Dan pada waktu ituh iwo dan uchil sedang dijalan tiba bertemu dengan rombongan cowo tiyas dan temannya 1 orang lalu iwo langsung lari ke hadapan cowo tiyas. Iwo langsung memukulnya tanpa tiada kita. Berkali kali iwo memukulnya. Sesudah ituh cowo tiyas berdarah dan merintih kesakitan akibat dari pukulan iwo. Temen cowo tiyas langsung lari ke uchil dan langsung memukuli uchil terus menerus sampe berdara. Uchil bangun dan langsung membalas pukulannya dengan cepat. Berkali kali uchil memukulinya. Telah lama kemudian cowo tiyas dan temennya satu ituh merintih kesakitan dan terluka. Kemudian iwo memperingati cowo tiyas dan temennya sudahilah pertikaian inih dan permusuhan inih.(sambil menatap ke cowo tiyas). Tetapi cowo tiyas tetap angkuh dengan kebenciaannya dan ingin membalaskan dendamnya kepada iwo keesokan harinya. Kemudian lalu iwo meninggalkan mereka berdua. Dan lalu berangkat lagi dengan uchil. Melanjutkan perjalannya menuju pulang ke markas. Sampai di markas iwo dan uchil bertemu dengan temannya. Teman teman iwo menanyakan " wo, chil, kalian kenapa?? Habis keroyokan sama yang waktu kemaren lagi??. Iwo dan uchil menjawab iyah cuy. Temen temen iwo bertanya lagi terus mereka gimana?? Terluka lagi??. Iwo menjawab aku yang bkin terluka dluan jika saya diam lebih lama saya yang akan terluka lebih parah dari waktu perkelahian kemarin kemarin. Semenjak kejadian ituh saya sering sakit kepala karena pukulan terlalu keras. Entah apa yang akan terjadi pada pusingnya kepalaku inih seketika datang dan seketika tidak ada atau hilang.
Esok hari iwo berangkat sendirian untuk pergi ke suatu tempat untuk menyendiri sambil duduk menghilangkan rasa sakit. Beberapa kemudian iwo pulang menuju ke markas. Sampai di markas ternyata ada ocim saja. Ocim bertanya kepada iwo "habis dari mana wo??". Lalu iwo menjawabnya habis dari suatu tempat ituh. "oh" jawablah dari mulut ocim. Tidak lama kemudian aryo datang ke markas. Dan mengajak iwo untuk berangkat ke rumah aji law dan iwo akhirnya mau. Iwo dan aryo berangkat ke rumah aji. Sampai disanah mereka bermain game bersamaan di game online. Sampai sore hari. Ketika hari sudah sore iwo dan aryo pulang kerumah masing masing. Waktu menunjukkan sudah gelap jam sudah jam 7 lewat 15 menit malam. Pada jam 8 iwo menuju ke markas tempat bermainnya. Sampai di markas sudah ada ocim, aryo, gimbul, bandot, uchil dan omen sudah lengkap semua berkumpul. Ada yang tiduran dan ada yang makan ada yang minum. Sedangkan iwo lagi duduk santai di depan markas. Waktu menunjukkan jam setengah 12 malam. Tetapi temen temen iwo belum ada yang pulang sama sekali. Seketika ituh terdengar suara orang yang segerombolan. Iwo kaget koq malem malem banyak yang bergerombol dan bersuara. Iwo berdiri sambil menatap dari jarak jauh. Semakin mendekat suara gerombolan ituh. Iwo akhirnya memutuskan bersembunyi untuk mengintipnya. Ketika sudah dekat ternyata gerombolan cowo tiyas dan membawa temen temannya sampai bergerombol. Iwo panik sambil bengong memikirkan dia mau apa lagi sampe ke sinih ke markas saya. Tetapi iwo lupa bahwa di belakang markasnya masih ada ocim, uchil, bandot, omen, aryo, gimbul yang tidak tauh kalo ada gerombolan cowo tiyas. Iwo semakin panik karena gerombolan cowo tiyas terus mendekat ke markas. Seketika uchil keluar dari markasnya yang tidak tauh melihat gerombolan cowo tiyas. Uchil sangat kaget sekali melihat ada banyak gerombolan. Begitu juga iwo panik melihat posisi uchil sudah didepan mereka. Tak lama kemudian cowo tiyas menyatakan kata seeeerrrbbbuu!! Sambil menuding ke markas.. Uchil kaget dan lari mencari temannya yang dibelkang untuk saling melindungi. Begitu juga iwo lari dari persembunyiaanya untuk melindungi teman temannya yang dimarkas. Akhirnnya perkelahian antara gerombolan iwo dan gerombolan cowo tiyas terjadi di markas rombongan iwo. Sebuah perkelahian yang cukup lama. Hingga menimbulkan luka dan bercucuran darah yang keluar dari dalam tubuh. Iwo dan uchil terluka parah akibat serangan mereka. Begitu pula dengan teman teman iwo semua tergeletak dengan luka pukulannya yang terbaring di atas tanah. Semua iwo dan teman temanya terluka parah. Dan untung saja ada warga masyarakat yang tauh bahwa di tempat ituh sedang ada perkelahian warga langsung melerainya. Gerombolan cowo tiyas disuruh pulang paksa oleh warga. Akhirnya mereka meninggalkan markas iwo. Warga memutuskan menolong dan menobati iwo dan teman temannya yang terluka. Setelah beberapa jam kemudian iwo dan teman temannya bersyukur atas datangnya pertolongan warga yang tepat. Waktu menunjukkan sekitar jam stngah 2 dini hari. Iwo melihat ke teman temannya yang penuh dengan luka. Iwo sambil meneteskan air mata kesedihannya. Iwo memtuskan untuk membongkar markasnya agar tidak ada lagi penyerangan atau perkelahian. Akhirnya ke esokan harinya markas dibongkar iwo dengan dibantu teman temannya tujuannya agar semua kita bisa melupakan kenangan yang buruk dan pahit ketika berada disinih. Dibongkarlah markas tersebut. Iwo dan teman temannya. Berharap semuanya memulai dari awal dan tidak lagi ada perkelahian dan permusuhan. Iwo dan teman temannya sambil melihat markas yang rata sudah dibongkar. Sambil meneteskan air mata semuanya. 2 hari kemudian cowo tiyas dan teman temannya ditangkap oleh pihak yang berwajib. Dengan kasus yang sama penyerbuan terhadap masyarakat yang lainnya dan membuat onar dilingkungan masyarakatnya. Iwo mendengar kabar tersebut dan iwo merasa lega akhirnya bisa disudahkan pertengkaran dan permusuhan ini. Bersyukur atas kenikmatanNYA. Kejadian yang begitu ironis dan tertekan membuat iwo berubah perilakunya ia ingin tidak akan mengulanginya lagi. Karena begitu pahitnya masa yang dilaluinya oleh iwo. Ke esokan harinya iwo menemui aryo dang mengajak aryo bermain ke rumah aji law. Ketika dirumah aji law iwo mendapatkan pesan dari owe. Mengatakan sedang ada dimana? Iwo menjawabnya ada di rumah aji law. Lalu owe datang ke rumah aji law dengan sendirinya. Menemui iwo.
Sesampai dirumah aji law owe membawa oleh oleh buat rombongan iwo, aji law, dan aryo. Ternyata owe mengetahui kabar bahwa rombongan iwo dan teman temannya. Bahwa telah diserbu oleh yang lain. Owe bertanya iwo dan aryo. Iwo yang menjawabnya "tidak apa apa, lagian ituh sudah lama beberapa hari yang lalu dan orangnya juga sudah tidak ada disinih lagi". Yasudah syukur jawab kata owe. Terus owe menanyakan ke aji law, "gimana kabar kamu ji". Aji law menjawabnya alhamdulillah baik. Owe menjawab yasudah syukur. Owe ternyata datang ke iwo untuk meminta bantuan iwo. Akhirnya owe cerita iwo. Wo, saya butuh bantuan kalian sama yang lainnya jika bisa membantu. Iwo menjawab ke owe "jika saya bisa membantu kamu owe, saya pasti bantu. Tetapi saya sudah menyatakan berhenti dari medan pertempuran yang tidak ada habis habisnya dari pertikaian. Owe langsung menundukan kepala. Dan berkata jika saya diperjalan dikeroyok sama yang lain mungkinkah kamu akan menolong saya tidak?? Iwo menjawab" menolong teman ituh adalah kebaikan tetapi saya tidak bisa menolongnya jika saya ikut ke dalam pertempuran. Tetapi saya akan menolong mu dan membawa mu lari dari pertempuran ituh. Agar kita semua terhindar dari pertempuran ituh. Owe langsung terdiam (dia mengerti situasi iwo pemikirannya). Aryo menyambungkan pembicaran iwo. "kamu sedang kenapa owe??". Owe tidak menjawab permasalahannya karena owe sudah mengerti dari jawaban iwo tadi. Aryo berbicara lagi oh yasudah jika tidak apa apa, tetapi kamu harus tauh owe bahwa di medan perkelahian apakah kamu sudah tauh siapa yang akan dilindungi?? Dan siapakah yang akan terluka?? Dan mampukah kita semua melakukan terbaik di dalam perkelahian untuk menyatukan persatuan persahabatan.?. owe menjawabnya tentu saja susah aryo, karena jika satu teman kita tergeletak didepan kita, masa kita tinggalkan ituh tidak mungkin melainkan kita saling melindungi. Aryo menyambungnya lagi pembicaraannya ituh hal baik seperti ituh tapi jika kalian semuanya terluka owe maka apa yang kalian pikirkan jika sudah terjadi begituh. Temen kalian tidak bisa melindungi owe, dan begitupun owe tidak bisa melindungi kalian". Owe langsung mengerti dari pembicaraan iwo dan aryo tadi. Aji law juga bertanya kenapa si owe?? Ada masalah apa??. Owe menjawab pertanyaan aji law. "tidak apa apa karena ini sedikit permasalahan cuma entah kedepannya kayak gimana kagak tauh ji". Aji law menjawab oh yasudah semoga tidak ada permasalahan lagi kedepannya. Owe mengatakan semoga saja. Owe melanjutkan pembicaraannya dengan aryo iwo dan aji law. Kalian semua sudah makan semua belum?? Dijawab bersamaan sudah makan tapi masih lapar semua (sambil tersenyum dan tertawa). Owe tertawa hahaha... Kalian semua lapar lagi yah.. Ituh makan rumput banyak depan rumah sambil tertawa. Iwo, aryo, aji law menjawab hahaha bisa aja. Owe dasar inih orang. Kebiasaan.
Ketika suatu hari kedepannya owe ternyata sedang jatuh hati kepada perempuan. Tetapi cintanya bertepuk sebelah tangan. Karena ada orang ketiga dari perempuan tersebut. Owe melakukan pengorbanan yang besar terhadap perempuan tersebut tetapi si owe tidak dianggap spesial oleh perempuan ituh. Owe tetap bersabar dan terus berjuang walaupun dia dipandang sebelah mata oleh perempuan yang dia sukai. Ketika semuanya iwo, owe, aryo, aji law berkumpul semuanya. Akhirnya owe menceritakan ke kita bahwa dia sedang jatuh hati sekali. Lalu iwo mengatakan kepada owe "jangan terlalu berharap kepada seseorang. Masa depanmu bukan tergantung sama dia. Melainkan masa depanmu adalah perubahanmu untuk memilih yang cocok buat pendamping nanti". Owe menjawabnya "iyah wo". Disambung dengan aryo "jika kamu menyukai dia maka bersabarlah untuk menanti hasip yang terbaik". Owe menjawab "ituh pastinya aryo". Waktu sudah malam semuanya telah pulang ke rumah masing masing. Pagi hari yang cerah dan indah. Iwo melihat awan dan duduk didepan rumahnya sambil meminum kopi yang hangat menemaninya. Iwo berharap ada seorang perempuan yang dapat merubahnya. Bukan untuk menciptakan persaingan lagi. Semuanya ituh mungkin akan terjadi tapi entah kapan saya tidak tahu. Sore datang iwo dan aryo berangkat lari lari sore di tepian jalan. Ketika mereka sudah selesai lari lari sore. Mereka mampir ke tempat warung. Untuk minum dan makan sore. Ternyata HP iwo berbunyi, dilihat ada pesan dari owe. Dibaca pesan tersebut oleh iwo. Yang berisi "wo, nanti malam ke rumah aji law lagi ga?". Iwo lalu menjawab pesan tersebut. "iyah owe". Malam telah datang dan berkumpul semua di rumah aji law pass kebetulan ituh adalah malam minggu. Jadi si owe ngajak jalan jalan iwo, aryo, dan aji law. Mereka berangkat jalan jalan. Sampai dijalan seperti ada yang mengikuti owe dari belakang kaya orang lagi ngawasin pergerakan owe. Iwo hanya menyimpan pemikirannya dalam hati. Iwo lalu meminta putar balik agar jalan jalan ituh tidak jadi. Karena tauh ada yang mengikutinya. Owe, aryo dan aji law tidak menyadarinya. Dan mereka kaget kenapa iwo suruh putar balik dan tidak jadi jalan jalannya. Akhirnya mereka pulang lagi ke rumah aji law. Dirumah aji law langsung bertanya mereka ke iwo. #wo, kamu kenapa??# dijawablah oleh iwo kalian ga nyadar dari awal juga kita diikuti oleh seseorang. Saya takut nanti apa yang akan terjadi. Owe menjawabnya yasudah wo jangan terlalu difikiri. Iwo menjawab iya owe. Dan owe sangat lupa bahwa dia dapat amanah dari dian untuk menyampaikan ke iwo. Ada sesuatu hal yang perlu di bicarakan ke iwo. Iwo menjawab lagi kenapa emang si dian?? Owe menjawab saya juga tidak tauh wo. Iwo akhirnya yasudah. Nanti bilangin saja ke diannya, nanti kita bicarakan di rumah kamu aja owe biar enak lebih dekat dengan rumah dian. Owe setuju. Tak terasa mereka berbincang bincang obrolan hari sudah malam. Akhirnya mereka pulang ke rumah masing masing. Pas sampai dirumah iwo tidak bisa tidur karena memikirkan seseorang tadi yang mengikuti waktu berangkat jalan jalan. Lalu iwo menebak apakah dia mengawasi owe inih ada hubungannya dengan cewe yang disukai owe. Sedangkan cewe tersebut sudah ada cowonya. Akhirnya iwo kebingungan dan tertidur dengan sendirinya. Keesokan harinya iwo bangun dan menikmati suasana pagi yang sejuk sambil duduk didepan rumahnya. Tak terasa mentari sudah mulai menyinari bumi. Dan terasa agak panas. Kemudian iwo mengirim pesan ke owe "owe, besok jadi tidak dian? Katanya pengen bicara". Owe menyampaikan pesan iwo ke dian. Akhirnya dian membalasnya iyah jadi. Owe langsung mengabari iwo besok jadi kata diannya wo. Iwo menjawab iya owe. Nanti kabari aja yah owe.... Terus owe menjawab ok.
Akhirnya ke esokan harinya dian, owe dan iwo bisa bertemu dan saling mengobrol lagi..
Dian menyapa iwo yang baru datang di tempat rumah owe. Hy iwo... Iwo menjawab hy yan..
Gimana kabarnya wo.... Iwo menjawab lagi baik yan.. Iwo bertanya emng ada apa yah yah kamu sampe suruh aku kesinih??.. Dian menjawab bingung o.. Sebenarnya sih pengen suruh nemenin saya, kamu mau ga?? Iwo menjawab kemana??. Dian ngasih tauh temenin mau ga ke salon hehehe sambil ketawa... Iwo dan owe menjawab bersamaan ya ampunnn dian kirain penting banget. Eh tauhnya suruh nemenin ke salon. Kata owe yaudah sanah berangkat nanti keburu sore lagi.. Akhirnya iwo dan dian berangkat ke salon. Iwo menemani ke salon. Iwo bosen ke salon sampe lama nemenin dian. Akhirnya iwo keluar dari salon dan duduk didepan salon. Beberapa lama kemudian dian keluar dari salon menghampiri iwo dan berkata "hayuu wo pulang udahan inih". Owya tapi jangan lupa beli oleh oleh dulu yah wo buat kamu sama owe. Iwo menjawab ga usah repot repot yan... Dian menyambung perkataan iwo udah gakpapa koq wo... Dibelikanlah oleh oleh sama dian untuk iwo dan owe. Ketika sampai dirumah owe lagi. Owe lagi asyikk liat televisi sendirian. Lalu dipanggillah oleh iwo. Lalu owe keluar rumah... Dian, owe, dan iwo berbincang bincang obrolan sambil menghabiskan oleh oleh dari dian. Tak terasa hari mulai sore. Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang. Owe menghantarkan dian pulang dan iwo pulang kerumahnya. Iwo baru saja sampai dirumah owe langsung kirim pesan "entar malem kita kumpul yah kerumah aji law" dijawab iwo oke siap. Jangan lupa ajakin aryo. Iwo membalas pesannya iyah. Malampun telah datang dan berkumpullah iwo, aryo, owe, aji law. Pas sampai dirumah aji law owe membawa gorengan lumayan enak buat perut hehe ujar kata iwo dan aryo. Kemudian owe pergi ke toilet. Tiba tiba HP owe berbunyi dan mendapatkan pesan ancaman dari orang lain. Tak sengaja iwo dan aryo membacanya dari jarak jauh pesan ituh kelihatan. Iwo dan ayo diam dan langsung bisik bisik dengan iwo aryonya. Owe selesai dari toilet terus owe melihay HPnya dengan raut muka yang agak marah dan tegang. Iwo dan aryo pura pura tidak tahu dan menanyakan ke owe. Kenapa owe??. Owe menjawab tidak ada apa apa cah... Sambil bingung. Iwo dan aryo menjawab yasudah... Owe setelah ituh pulang, tapi aryo dan iwo curiga ke owe. Pasti dia mau nemui seseorang yang tadi mesan dia. Iwo dan aryo langsung mengikuti owe diam diam. Dari jarak jauh sambil memperhatikan owe mau jalan ke arah yang mana...mereka terus saja mengikuti owe. Dan ternyata benar dugaan iwo dan aryo. Owe menemui seseorang yang tak dikenal (dia adlah cowonya perempuan yang disukai oleh owe). Iwo dan aryo mengintip dan mendengarkan pembicaraan mereka dari tempat persembunyiaannya. Iwo dan aryo sambil melihatnya ternyata si cowo ituh sama owe saling mendorong dan menuding satu sama lain kaya orang mau berantem saja. Kata aryo jangan jangan dia mau berkelahi. Iwo menjawabnya kita siap harus cepat membawa owe keluar dari pertempuran agar tidak terjadi seperti rombongan kita... Aryo langsung memahami perkataan iwo. Aryo mengatakan lagi jumlah mereka 5 sedangkan kita owe, aryo dan iwo nanti gimana wo? Iwo menjawab saya juga bingung tapi harus optimis kita bisa membawa owe kabur dari tempat inih. Aryo bersiap siap mengambil posisi begitupun juga iwo.
Tiba tiba owe di tarik oleh cowo yang didepannya dan langsung berbicara ke owe. Owe masih menatap mata cowo ituh sambil marah. Cowo ituh langsung bicara ke owe. "suruh jauhi cewe yang disukainya". Dan owe menerimanya. Dan owe berjanji mengalah dan menuruti perkataan cowo ituh. (karena owe teringat omongan iwo).
Disuatu tempat iwo menahan aryo. Karena aryo mau lari kehadapan owe. Tunggu aryo "kata iwo" sepertinya dia sedang membicarakan sesuatu. Tak lama kemudian owe dan cowo ituh langsung meninggalkan tempat tersebut. Akhirnya mereka pulang semuanya. Ke esokan harinya iwo pesan ke owe pura pura menanyakan kabarnya. Owe menjawab baik. Iwo menjawab lagi yasudah kalo baik. Iwo mengajak owe untuk jalan jalan bersama aryo dan aji law. Akhirnya owe mau. Malampun tiba dan berkumpul semua iwo, aryo, owe, aji law. Mereka akhirnya jalan jalan. Mereka bergembira sambil tertawa tertawa. Tiba tiba dijalan ada Toni yang menghadangnya. Iwo, owe, aryo, aji law kaget. Ituh siapa banyak yang menghadang kita? Tanya iwo ke owe. Dijawab oleh owe saya tidak tahu iwo. tiba tiba toni mengatakan sesuatu ke rombongan iwo. Toni menanyakan ada yang kenal dian tidak??? Iwo dan owe diem. Dan di jawab oleh iwo. Dian siapa??. Dian yang seperti di photo ini. Oh maaf saya ga kenal... Kata iwo. Akhirnya toni pergi melanjutkan pencariaan dian. Iwo dan owe curiga ada apaan yah si cowo ituh nyariin dian. Kata owe ayooo wo. Nanti kita besok tanya ke dian dia ada hubungan apa... Dengan dian. Iwo mengajak teman temannya pulang. Akhirnya mereka pulang.
Beberapa hari kemudian dian tidak sengaja ketemu sama si toni. Dian kaget ada si toni nyariin. Mereka ketemu di jalan ketika dian mau berangkat shoping. Toni memanggil dian di jalan akhirnya dian berhenti. Toni berjalan mendekati dian. Toni berbicara ke dian "yan kenapa kamu mutusin saya?". Dian menjawab "bukannya saya pengen mengakiri ini semua, tapi kamu yang memulai ingin mengakhirinya. Terus kenapa kamu sering jalan sama si oliv??. Terus deket banget tuh kamu sama oliv. Sampai sampai mau nganterin kemana mana sama oliv. Jadi maaf toni saya punya cowo kayak gak punya cowo. Jadi saya minta maaf untuk mengakhiri semuanya toni. Jawab dari dian. Kata toni maaf yan... Maafin saya yah yan...tapi mau kan kamu balikan lagi sama saya?? Lalu diaj menjawab pertanyaan toni. Iya ton saya udah maafin kamu koq.. Tapi maaf ton kalo balikan lagi sama kamu saya ga bisa. Mendingan kamu lanjutin sama oliv aja kamu cocok ton. Toni menjawab apakah kamu sudah menemukan cowo lain?. Dian menjawab" belum". Toni "jangan bohong yan" lalu dian meninggalkan toni dan berangkat lagi melanjutkan perjalannya untuk shoping. Tetapi toni masih kecewa.
Kemudian dian pulang dari shopingnya tidak disengaja dian ketemu iwo di jalan. Dian menyapa iwo duluan di jalan dan iwo menyautnya sapaan dian. Dian berhenti dan mendekat ke iwo sambil bertanya wo, kamu besok ada waktu ga??. Kalo iwo ada waktu besok kita kumpul dirumah owe yah, mau ga wo? Iwo menjawabnya "oke dian". Owya wo nanti kabarin sama kamu aja yah owenya. Iwo "iyah yan siap". Terus dian berangkat lagi melanjutkan perjalanan pulang ke rumahnya. Begitu juga iwo. Iwo sampai dirumah kirim pesan ke owe "owe besok dian sama saya ke rumah kamu. Boleh tidak?." owe menjawab "iyah iwo nanti kamu sama dian tinggal kesinih aja yah kerumah aku". Iwo "iyah owe" dan owe menyambung pembicaraannya lagi lewat pesan "wo, nanti kamu sekalian buka pertanyaan tentang pass waktu ada seseorang yang nyariin dian" kamu yg inget yah nanti kamu nanya ituh ke dian. Kemudian iwo menjawab "iyah owe siap". Mentari esok menyinari pagi di hari minggu. Jam menunjukkan waktu 9 pagi. Ketika itu iwo mendapat pesan dari dian. Bahwa iwo disuruh jemput dian kerumahnya. Iwo menjawab iyah siap. Iwo menjemput dian dan sampailah dirumah owe. Sampai dirumah owe dian pergi ke warung untuk membeli es good day. Untuk owe dan iwo. Iwo, owe, dian duduk bersamaan dimeja depan rumah owe. Dian berbicara duluan kepada iwo dan owe. Kata dian "saya lagi bete inih" owe menjawab kenapa yan?? Dian "tadi ketemu sama mantan aku dia ngajak balikan". Terus aku ga mau. Dia ituh udah ga bisa dipercaya lagi. Owe bertanya kepada dian "emng kenapa yan" dian menjawab "dia udah selingkuh sma oliv". (dian sambil bersedih menjawab pertanyaan owe). Kemudian iwo menepuk punggung owe. Untuk tidak bertanya lagi ke dian. Kemudian iwo membuka pertanyaannya kepada dian. Yan aku mau nanya ke kamu yan kata iwo. Dian "apa wo??". Kamu tadi ada yang nyariin yan. Dian "siapa wo??". Iwo menjawab "seseorang cowo yan tapi saya ga kenal dan tidak tahu namanya. Tapi dia menanyakan kamu yan. Dian" sudah menebak pasti dia mantan saya". Lalu dian mengatakan sejujurnya ke iwo dan owe. Wo mungkin yang dimaksud iwo ituh adalah mantan saya. Iwo loh kenapa?? Dian "dia ingin balikan sama saya tapi saya udah gak bisa. Karena dia ituh selingkuh sama oliv saya sudah katakan tadi wo..." iwo "maaf yan" kalo saya lancang bertanya ke kamunya" dian "iyah gakpapa wo".
Kemudian dian mengajak iwo dan owe untuk jalan jalan agar dian bisa melupakan toni yang terus mencari carinya selama inih. Akhirnya iwo dan owe menjawab denga iyah dian "bersamaan". Akhirnya mereka pergi jalan jalan lalu iwo berboncengan dengan dian. Lalu owe menelfon hesti untuk berboncengan dengan owe. Mereka berangkat bersamaan. Ketika di jalan tak sengaja iwo yang berbonecngan dengan dian. Berpapasan dengan toni. Toni melihat iwo dan dian berboncengan sangat cemburu. Ke iwo. Diang tidak meladeni toni atau dian sudah cuek ke toni. Karena dian sangat sakit hati ke toni. Mereka berempat bersenang senang dan bercanda tawa bersama sama. Semuanya pulang kerumah... Ke esokan harinya dian kirim pesan ke iwo untuk menemani pergi ke salon seperti biasanya. Iwo membalas "iyah". Iwo menghampiri dian ke rumahnya. Sampai dirumah dian ternyata iwo suruh nunggu karena dian belum mandi. Iwo menunggu dian didepan rumah terasnya. Begituh dian sudah siap selesai semua iwo dan dian langsung berangkat ke salon. Di jalan toni melihat iwo dan dian yang sedang berboncengan lagi. Toni sangat cemburu sekali ke iwo. Tetapi dian mengabaikan toni tetap karena dian sudah mengalami patah hati yang begituh dalam. Toni sangat cemburu karena menyangka iwo adalah cowonya dian tapi padahal dia temen dekatnya dian. Toni bergegas ke markasnya dan dimarkas tersebut ada teman temannya. Toni adalah ketua dari teman temannya yang terkenal dia anak yang nakal dan bandel. Bersama teman temannya. Toni mengutus anak buahnya yaitu teman temannya sendiri satu markas untuk mencari iwo. Dan suruh membawa iwo kehadapan toni. Teman teman toni melaksanakan tugas dari toni. Teman teman toni mencari iwo sampai mereka ketemu dan suruh menghadap ke toni. Lain cerita dian mengasih tahu kepada iwo, wo kamu hati hati yah kalo bepergian soalnya waktu saya sama kamu berboncengan ituh dijalan sering ketemu sama toni. Toni adalah mantan aku yang diceritakan dirumah owe tuh wo. Dian juga berbicara lagi ke iwo. "saya sudah menduga pasti toni cemburu dan pasti akan cari cari kamu". Iwo menjawabnya iyah yan tapi.... "semoga saja dia tidak cemburu dan tidak mencari cari saya yah yan". Dian menjawab "amin yah wo". Iwo tersenyum ke dian. Tetapi anak buah toni terus mencari iwo. Tetapi iwo untung saja 2 hari iwo tidak keluar rumah sama sekali karena iwo sedang sakit. Hari ke 3 iwo mau keluar rumah tetapi tidak jadi karena masih kurang enak badannya. Jadi iwo 3 hari tidak keluar rumah. Hari berikutnya iwo keluar rumah bermain dirumah aryo sambil mengobrol menanyakan nanti malam mau main kerumah aji law tidak??. Aryo menjawab iyah hayuu wo main kerumah aji law sudah lama tidak kesana. Iwo yasudah nanti saya kerumah kamu yah aryo. Aryo menjawab iyah wo. Iwo pulang dan beristirahat sampai tertidur. Tiba tiba iwo terbangun dari tidurnya sudah sore.
Ketika malam hari telah tiba iwo berangkat menuju ke rumah aryo. Aryo sufah menunggu iwo di depan rumahnya. Akhirnya iwo dan aryo bernagkat bersamasn ke rumah aji law. Mereka sampai dirumah aji law ternyata aji law tidak ada sedang keluar rumah. Akhirnya aryo mengirim pesan ke aji law. Aji law menjawab pesan dari aryo. Aji law mengatakan ke aryo "tunggu sebentar di depan rumah saya, karena saya sedang mencari makan di pasar". Ujar kata aji law. Akhirnya aryo dan iwo menunggu aji law di depan rumahnya. Beberapa menit kemudian aji law datang. Aryo dan iwo dipersilahkan masuk kerumah aji law. Mereka dirumahnya bermain game bersamaan dirumah aji law sambil bercandaan dan tertawa bersama - sama. Tak lama hari mulai malam sekali. Akhirnya mereka pulang kerumah masing - masing. Sampai dirumah iwo mendapatkan pesan dari dian. Bahwa besok suruh menemani dian lagi pergi ke salon. Iwo menjawab pesan dian "iyah yan gakpapa". Iwo dikamar sambil mendengarkan music. Kemudian iwo tertidur. Keesokan harinya iwo bangun kesiangan. Sampai - sampai dian menelfonnya tetapi iwo belum bangun dari tidurnya. Dian curiga sudah menebak ke iwo "pasti dia masih tidur di telfon tidak bangun - bangun". Beberapa menit kemudian iwo bangun dan memesan ke dian "yan, tunggu yah saya baru bangun... Nanti bentar yah mau mandi dulu dan siap - siap yah" dian membalas "iyah wo, ditunggu yah dirumah saya" nanti kamu tinggal datang saja yah kerumah saya. Kata dian. Iwo bersiap - siap terlebih dahulu.
Kemudian iwo berangkat ke rumah dian. Dian sudah menunggu di depan rumahnya. Akhirnya mereka berangkat ke salon. Dijalan tiba tiba dihentikan oleh toni. Akhirnya iwo dan dian berhenti. Toni langsung menarik iwo. Dan berkata lu jauhi dian. Dian menarik toni dan berkata kepada toni " kamu jangan bikin onar disinih toni. Dan jangan macem - macem ke iwo yah". Inget ituh dian. Selanjutnya iwo menjelaskan ke toni. Ton, saya cuma berteman dengan dian dari dulu juga. Dan saya juga tidak ada hubungan apa apa sama dian. Tetapi toni sangat cemburu melihat mereka. Toni dibutakan sama cintanya. Dan toni tidak percaya apa yang dikatakan oleh iwo. Toni sangat cemburu berat. Darisitulah akan terjadi pertikaian antara iwo dan toni. Begitupun dian yang sakit hati karena toni. Akhirnya dian selalu melindungi iwo temandekatnya. Dian dan iwo melanjutkan perjalanannya untuk ke salon sambil meninggalkan toni begitu saja. Mereka sampai di salon sperti biasanya iwo menunggu dian sampai selesai di salonnya. Terus mereka sehabis dari salon iwo dan dian pergi ketempat rumah makan. Sampai di rumah makan. Dian melihat toni sedang makan berduaan dengan oliv. Dian menyamperi toni dan berkata "ciiee, romantis banget yah sampai makan berduaan. Toni sangat malu karena ketahuan dimata dian. Iwo menarik dian dan berkata" yan, udah jangan memperkeruh masalahnya nanti bisa panjang". Dian nurut kata iwo. Iwo dan dian akhirnya memesan makanan ditempat rumah makan yang sama dengan toni dan oliv. Toni melirik dian saja karena toni merasa cemburu berat ke iwo. Dian memanasi toni dengan menyuapi iwo. Iwo berkata yan aku juga tauh maksud kamu. Kamu sedang memanasi si toni. Sudahlah yan jangan memperkeruh permasalahan inih. Dian berkata ya saya tauh wo, maaf yah wo.... Kemudian iwo memaafkan dian dengan tersenyum. Sudah yan lupakan semuanya dengan perlahan - lahan.
Akhirnya toni dan oliv meninggalkan tempat rumah makan mereka selesai makannya, tetapi toni melihat ke iwo saja karena cemburu. Tidak lama kemudian iwo dan dian keluar dari tempat rumah makan. Dian meminta mengantar shopping ke iwo. Akhirnya mereka melanjutkan untuk shopping. Sampai ditempat dian membeli baju dan memberikan oleh oleh terhadap iwo yaitu membelikan baiu untuk iwo. Tak lama kemudian mereka keluar dan melanjutkan perjalanannya untuk pulang ke rumah. Sampailah di rumah dian dan iwo langsung pamit ke dian untuk segera langsung pulang. Kemudian iwo sampailah dirumah. Ketika iwo istirahat dirumah iwo mendapatkan pesan dari dian. Berupa ucapan terimakasih. Iwo membalas pesan tersebut. Dengan kata "iyah, sama - sama yan dan terimakasih. Untuk pemberian bajunya". Datanglah aryo ke iwo, iwo menyapa aryo dengan pertanyaan kenapa??. Aryo menjawab nanti malam ke rumah aji law yah, terus hubungi owe supaya bisa jalan - jalan malam lagi. Iwo menjawab dengan semangat iyah siap aryo. Iwo langsung mengontek owe. Owe entar malam jalan - jalan malam yukk sama aryo dan aji law nantinya. Owe menjawab siap wo. Ketika hari sudah mulai petang aryo menyamper ke rumah iwo. Hayyu wo buruna ke rumah aji law habis dirumah aji law terus kerumah owe. Oke. Iwo begegas dan mengatakan hayuu aryo berangkat sekarang. Mereka berdua berangkat dan sampailah dirumah aji law. Aji law sudah menunggu di depan rumahnya. Ketika aryo dan iwo baru sampai disituh aji law sudah siap dan langsung berangkat ke rumah owe. Sampai dirumah owe. Ternyata owe juga sudah siap - siap. Akhirnya mereka berangkatlah jalan - jalan malam bersamaan. Mereka sangat menikmati suasana udara malam.
Ditengah - tengah perjalanan rombongan iwo bertemu dengan gerombolan toni. Toni langsung mengejar iwo. Iwo dan temannya berhenti karena toni mengejarnya. Pass dihadapan iwo toni langsung memukuli iwo berkali kali sampe berdarah. Dari belakang iwo owe marah langsung memukuli toni sampai berdarah lagi. Toni menambah dendam ke iwo dan owe. Tiba tiba teman toni datang dibelakang toni sambil menuding nuding ke iwo. Dan berkata "kamu apain boss saya, sampe berdarah". Iwo menjawab "bisa kalian semua tutup mulut mu." teman toni menjawabnya "kalian berani sama kami." iwo langsung lari menghajar toni berkali kali". Karena iwo terlihat marah. Toni tak berdaya dan teman temannya melihat toni sampai bengong karena dihajar oleh iwo. Iwo berkata ke mereka "kalian bisa tutup mulut". Dan ga usah perpanjang inih lagi. Ngerti?? Toni marah. Awasss iwo saya bakal bikin perhitungan sama kamu. Iwo berkata kepada teman temannya. Ayooo kita lanjutkan perjalanannya lagi.. Jangan dengerin mereka... Akhirnya mereka melanjutkan perjalanan dan meninggalkan gerombolan toni. Sampai dirumah aji law, iwo mengobati lukanya. Owe bertanya kepada iwo, wo tadi gerombolan siapa?. Iwo menjawab "kamu masih ingatkah tentang pembicaraan dian pada saat dirumah kamu?" owe "iyah inget, yang waktu dian di sakiti oleh cowo yang bernama toni dan cowo ituh tadi yang waktu awal nyariin dian kan?." jadi dia ituh toni mantan cowonya dian wo?? Iwo menjawab bener sekali owe. Toni sampai bisa dendam ke saya karena hati di ditutupi oleh cemburu dan emosi. Saya juga mengerti. Si toni ituh dikira saya sama dian pacaran. Makanya dia terus mengejar dan dendam sama aku. maka dari ituh saya sangat bingung diposisi seperti inih. Saya sudah menjelaskannya ke toni tapi toni tidak percaya. Owe menjawab yasudahlah wo jangan dipikirin. Kalo kamu membutuhkan bantuan saya siap bantu wo. Kata owe. Tiba tiba aryo dan aji law menjawabnya juga iyah wo saya juga siap bantuin kamu wo. Tenang saja. Kita hadapi bersama. Iwo menegaskan ke temannya kita hadapi bersama tetapi ingat satu hal jangan sekali kita memulai memukul duluan kepada mereka. Karena saya tauh toni tertutup hatinya oleh cemburu. Kita harus meluruskannya hati mereka. Owe, aryo, dan aji law menjawab betul wo. Berarti kita tidak boleh memulai pertempuran wo?? Iyah benar sekali jawab kata iwo. Dan biarkan saya yang akan menahan pukulan mereka. Kalian dibelakang saya saja. Jika saya terluka bawalah saya pulang dan janganlah kalian menyerang mereka. Saya mampu meluruskan hati si toni. Owe, aryo, aji law menjawab oke wo.
Kemudian hari iwo menemui dian untuk membahas tentang toni yang sudah terjadi kemaren. Dian mau menemui iwo. Mereka berdua bertemu diauatu tempat. Iwo memulai pembiacaraannya kepada dian "yan, kamu tauh tidak waktu kemarin?" dian merasa aneh ada yang tidak beres sama iwo. Akhirnya dian berkata kepada iwo kenapa wo emangnya??. Iwo "yan kamu masih ingat tidak waktu yang dirumah makan. Dan ketemu sama toni. Terus kamu suapin saya dirumahmakan tersebut." dian" iyah wo inget, emangnya kenapa wo?". Ya ituh yan mungkin permasalahan inih akan datang perlahan kepadaku yan. Dian "iyah emang kenapa wo?. Atau jangan - jangan ini ada sangkutannya sama toni.? Kata dian. Iwo akhirnya menjawab" mungkin kayaknya yan" terus waktu itu juga toni memukul saya sama owe. Waktu ketemu dijalan. Toni sama temannya langsung menyerbu kami. Kemungkinan toni cemburu gara gara kamu yan yang suapin saya dirumah makan itu. Dian menjawab " he..he..he.. Bagus wo kalo begitu, biar dia rasakan apa yang saya rasakan" iwo "wah... Kamu parah yah yan.. Masa saya jadi korbannya.." dian menjawabnya lagi " bilang aja ke saya kalo 1 kali lagi toni memukuli kamu sama owe". Nanti dian yang menyelesaikan masalah ini. Iwo " kamu jangan becanda yan, inih serius toni udah cemburu berat sekali sama saya". Dian menenangkan iwo "sudah wo saya juga mengerti perasaan kamu". Sudah tenang saja dian bakal tanggung jawab koq.. Masalah yang nyuapin kamu waktu dirumah makan... Iwo berharap ke dian agar cepat menyelesaikannya... Dian "iyah, pokoknya kamu kalo sekali lagi toni nyakiti kamu.. Bilang aja ke saya yah wo". Iwo menjawab iyah yan.. Tapi, saya berharap ke kamu tolong yan cepat selesaikan masalah ini. Aku takut yan gara gara masalah sepele kaya gini nanti bakalan ada yang terluka baik di dalam hati maupun diluar hati.. Dian memeluk iwo "udah kamu tenangin aja yang sabar... Aku pilih kamu dalam masalah ini karena saya yakin bisa menyelesaikan masalah ku ini dengan kamu wo... Aku cuma bisa ngandelin kamu wo.. (dian sambil menangis dan memeluk iwo, dia berharap iwo bisa membantu dian dan menyelesaikan masalahnya bersama dian). Iwo tidak tega melihat dian yang menangis akhirnya iwo mengusap air mata dian yang keluar dari matanya sambil berkata" yan aku janji bisa menyelesaikan ini, tapi kamu bantuin saya yah.. Biar cepat selesai... " dian mengatakan iyah.. Sambil berkata maafin dian yah wo.. Sudah bikin kamu terluka dan mengorbankanmu dalam masalahku ini.. Iwo menjawab yasudah yan semua inih sudah terjadi marilah kita bersabar.. Dan ayoo kita selesiakn bersama...
Kemudian mereka pulang bersamaan iwo mengantar dian sampai depan rumah... Karena iwo takut terjadi sesesuatu kepada dian (karena dian merasakan kesedihannya dalam perjalanan kisah cintanya). Kemudian iwo melanjutkan perjalanan kerumahnya. Sampai dirumah iwo masih memikirkan masalah dian dengan toni. Sedangkan iwo sendiri cemas dengan keadaan toni yang semakin cemburu memanas kepada iwo dan begitu juga iwo memikirkan owe dan yang lainnya karena terlibat juga dalam masalah dian dengan toni. Begitu juga dengan toni dan teman teman toninya juga ikut campur dalam masalahnya. Iwo merasa cemas dan bingung. Ketika itu aryo datang ke rumah iwo sambil mengajak iwo suruh menemani membeli boneka buat pacar aryo. Untuk hadiah ulang tahun pacarnya aryo. Iwo dan aryo berangkat ke suatu tempat tokoh boneka. Sesampai di tokoh boneka selesai sudah mendapatkan boneka yang di inginkan pacarnya aryo. Iwo dan aryo istirahat didepan tokoh boneka ada warung kecil sambil mengobrol ditempat itu. Kebetulan aryo menanyakan bagaimana keadaan dian dan masalahnya apakah sudah diselesaikan dengan baik baik?? Iwo menjawab pertanyaan dari aryo. Iyah kebetulan tadi saya baru saja ketemuan sama dian yo.. Tapi dian samgat sedih begitu di a cerita yang sebenarnya ke saya samapi dian menangis dihadapan saya dan berharap saya bisa menyelesaikan dan membantu permasalahannya yang sedang terjadi sama toni ituh. Aryo mengatakan bolehkah saya berpendapat wo??? Iwo mendengarkan pendapat dari aryo... Aryo berkata saya juga yakin sama kamu wo kamu bisa menyelesaikan masalah dian.. Dan tolonglah dian wo, karena kamu adalah teman dekat dian dan dian sangat percaya ke kamu. Jadi kamu itu wo jangan sia siakan kepercayaan dian ke kamu.. Dan satu hal yang perlu kamu ingat wo... Jika kamu kesulitan dalam menyelesaikan masalah inih tolonglah bawa saya ikut menyelesaikannya jika kamu membutuhkan bantuan... Iwo mengatakan terimakasih kawanku, aku berharap kita semua menyelesaikan bersama permasalahan diannya. Jika aku yang menyelesaikannya sendirian aku sepertinya tidak sanggup aryo.. Untuk menahan teman teman toninya yang selalu ikut mencampuri urusan toni dan dian. Aku membutuhkan teman temanku juga untuk bersama sama menyelesaikan inih. Aryo dengan cepat menanggapi ide iwo dan aryo berkata kita siap membantu mu. Iwo merasa tenang karena bukan iwo sendiri yang akan menyelesaikan masalah dian. Melainkan teman teman iwo juga akan membantunya.
Kemudian aryo dan iwo pulang selesai membeli boneka untuk kekasih aryo. Sesampai dirumah aryo dan iwo pulang ke rumah masing - masing. Iwo beristirahat di dalam kamarnya duduk di depan kipas angin, selesai itu iwo merapihkan kamarnya dengan membersihkan debu - debu yang sudah menenpel di bergabai tempat tertentu sambil merapihkan buku - buku yang ada di rak buku iwo. Setelah itu iwo beristirahat tiduran di atas tempat tidurnya, tiba - tiba iwo tidak terasa terkena ademnya angin dari kipas angin yang keluar kemudian iwo tertidur.setelah iwo bangun melihat handphone ternyata ada pesan dari dian yang berisi suruh menyampaikan ke owe bahwa nanti malam ada dirumah tidak, akhirnya iwo menghubungi owe dan owe membalas pesan dari iwo "nanati malam saya ada dirumah, emangnya kenapa wo?" iwo menyampaikan ke dian "yan, owe nanti malam ada dirumah katanya". Dian membalas "hayuu, kita bermain bersama - sama kerumah owe nanti malam, kamu sibuk tidak wo?". Iwo membalas pesan dian "iyah yan, nanti malam saya tidak sibuk, hayuu kerumah owe". Dian "oke sampaikan kepada owe nanti malam kita bermain kerumahnya". Owe membalas "iyah boleh, kalian tinggal datang aja kesini nanti malam... Saya tungguin yah didepan rumah saya". Iwo menyampaikan pesan owe ke dian kemudian dian meminta ke iwo agar iwo menjemputnya akhirnya iwo mau menjemput dian. Hari mulai sore iwo duduk didepan teras rumahnya setelah itu iwo bersiap - siap karena sudah ada janji sama mereka, iwo sebelum berangkat kerumah dian. Iwo menghampiri aryo terlebih dahulu, ternyata aryo sudah dirumah aji law. Setelah itu akhirnya iwo berangkat menjemput idan. Sebelum menjemputnya iwo mengirim pesan terlebih dahulu kepada dian "yan, kamu sudah siap". Dian membalas sudah siap dari tadi wo. Oke yan saya kesituh sekarang yah, dian membalasnya lagi "iyah". Akhirnya iwo berangkat menjemput dian dan sampailah didepan rumah dian. Dian langsung menemui iwo sambil berbicara wo, temenin saya yah mau tidak? Iwo "kemana?" dian "beli martabak sayur sama tahu tegal buat dirumah owe kan ada cemilannya nanti he...he..he.. Iwo" yaudah naik cepetan ke motor aku" beli martabaknya dimana? Dian "biasa dipasar malam saja wo" dian naik ke motor iwo dan boncengan. Diperjalanan tiba - tiba dian memeluk iwo, sambil mengatakan kamu adalah sahabat yang paling baik yang saya kenal. Iwo mengatakan kepada dian kamu kenapa yan??? Sampai memeluk aku?? Dian tidak apa - apa cuma ingin meluk kamu saja... Hehehe.. Iwo menjawab yasudah kalo bikin kamu senang peluk saja aku tidak masalah.. akhirnya dian memeluk iwo dengan erat sambil tersenyum ke iwo. Sampai di penjual martabak sayur dan tahu tegal dian menyuruh iwo untuk membelikannya. Iwo membelikannya kemudian dian dan iwo langsung menuju kerumah owe. Samapai dirumah owe ternyata owe sedang asyik bermain game. Dian berkata kepada owe "hey, ini mau tidak ada makanan jangan bermain game terus" owe menjawab iyah yan nanggung ini lagi seruh. Dian hmmm... Yaudah. Dian memanggil iwo "wo sinih duduk dekat saya" kamu mau apa??? Martabak atau tahu tegal??? Iwo menjawab masih kenyang yan maaf, tapi saya ingin beli es good day yan...lalu kemudian dian menarik tangan iwo dan menggandengnya hayyuu beli sekarang nanti saya bayarin.. Iwo berkata kepada dian kenapa kamu terlalu baik kepadaku yan?? Dian memnjawab karena kamu sudah memperlakukanku sebaik mungkin, maka dari ituh saya lebih baik banget ke kamu. Iwo "oh yasudah" dian dan iwo membeli es good day 3 buat iwo, owe, dan dian. Sampai di rumah owe dian memanggil owe ini ada es good day buat kamu, owe menjawab terimakasih yan, kamu baik.. Owe sambil bercanda kepada dian "yan kamu jadi pacar saya saja baik banget soalnya" dian ketawa ha...ha..ha..ha.. Ngarep kamu owe.. Sambil bercanda juga. Diminum tuh es good day. Owe tertawa juga hahaha... Iwo berbicara yasudah yan terima saja cinta owe (sambil bercanda). Dian hhuuuhhh iwo apaan sih.. Iwo dan owe tertawa.. (ha..ha..ha..). Dian Hayuu berfoto bertiga disinih owe dan iwo menjawab ide bagus yan.. Akhirnya mereka berfoto foto dirumah halaman owe. Selesai itu dian dan iwo pulang kerumahnya masing.
Kemudian hari iwo baru bangun tidur melihat HP ternyata tidak ada pesan masuk jadi iwo melanjutkan membersihkan kamarnya yang berantakan sambil merapikan tempat buku yang ada di kamarnya, setelah semuanya sudah bersih dan rapih. Iwo melanjutkannya membaca buku psikolog di kamarnya sendirian sampai asyiknya membaca buku itu. Iwo lupa hari sudah semakin siang tetapi iwo belum mandi. Kemudian iwo mandi. Selesailah semuanya. Disaat iwo mau keluar rumah membeli makanan ternyata HP iwo berbunyi... Akhirnya iwo melihat HP terlebih dahulu ternyata ada pesan dari aryo. Aryo mengajak iwo nanti malam bermain ke rumah aji law dan suruh kasih tahu owe agar bisa datang kerumah aji law dan berkumpul bersama - sama. Akhirnya iwo mengirim pesan ke owe kemudian owe menjawab pesan dari iwo dan mengatakan oke saya datang ke rumah aji law nanti malam wo. Iwo membalas pesan tersebut oke owe. Dan iwo mengasih tahu kepada aryo bahwa nanti malam iyah jadi bermain di rumah aji law. Aryo membalasnya oke wo nanti malam saya samperin ke rumah kamu jam 19.00 saja yah... Iwo mengatakan iyah kepada aryo. Ketika hari siang berganti sore dan mulailah petang waktu menunjukkan jam 19.00 aryo menghampiri iwo ke rumahnya. Tetapi iwo sedang makan terlebih dahulu dan aryo menunggunya. Iwo selesai makan terus langsung berangkat ke rumah aji law. Sampai di rumah aji law ternyata owe sudah nyampai terlebih dahulu. Akhirnya mereka bertiga bertemu dan sambil mengobrol. Tidak lama kemudian tiba tiba iwo mempunyai panggilan dari dian, lalu iwo kaget dan mengangkatnya "iyah yan, kenapa??" dian "ada owe tidak.. Lagi sibuk tidak yah dia??" iwo "nanti saya tanyakan kebetulan owe lagi sama saya berkumpul bersama. Owe menjawab tidak sibuk. Iwo menyampaikannya. Dian" wo, bisa tidak jemput saya dan teman saya kesinih?? Nanti kamu sama owe karena ada teman saya. Nanti kamu sama saya dan owe sama temen saya. Iwo menyampaikan ke owe. Kata owe yasudah wo tidak apa - apa. Iwo menanyakan jemput dimana emangnya yan? Disinih kerumah dian soalnya temen dian kepingin jalan - jalan tetapi dian tidak ada kendaraannya. Yasudah saya dan owe nanti kesituh sekarang. Iwo dan owe pamit ke aryo dan aji law. Aryo dan aji law menitip pesenan kalo kalian pulang nanti bawa martabak yah... Iwo dan owe menjawab iyah. Akhirnya iwo dan owe berangkat menuju ke rumah dian. Kemudian sudahlah sampai dirumah dian iwo dan owe. Akhirnya dian dan temannya yaitu bella keluar dan langsung jalan - jalan malam. Di perjalanan owe di ledekin sama dian ciiee owe sama bella cocok banget yah wo... Iwo juga berkata iyah yah yan cocok banget sama owe... Lalu di sambung perkataan dari dian apalagi bella kan sekarang lagi jomblo sama kan sama owe juga.. Ternyata owe dan bella sama - sama malu. Akibat di ledekin sama iwo dan dian. Tiba tiba dian memeluk iwo dengan hangat sambil menyenderkan kepalanya ke badan iwo. Iwo berkata kepada dian. Kamu kebiasaan yah kalo sama aku pasti kamu meluk mulu. Dian menjawab he..he..hee.. Soalnya kamu perhatian sama aku, dian berharap semoga saja saya dapat cowo yang lebih perhatian dari kamu yah wo... Iwo menjawab iyah suatu saat nanti kamu bakalan nemuin cowo yang seperti itu yan... Dan pastinya cowo itu bisa jagain kamu.. Dian amin wo.. Setelah mereka jalan - jalan tidak terasa sudah lama mereka membeli oleh oleh buat di rumah dian dan dirumahnya aji law. Kemudian mereka pulang semua. Iwo dan owe sampai di rumah aji law sambil membawa martabak pesenannya. Mereka memakannya bersama sama, tidak terasa hari sudah malam akhirnya mereka memutuskan untuk pulang ke rumah masing masing. Iwo sesampai di rumah terasa cape dan akhirnya iwo tidak sengaja terlelap langsung tidur.
kemudian di esok pagi iwo bangun tidur tepatnya hari minggu, iwo bangun lebih pagi dari hari - hari sebelumnya. karena dia akan lari pagi setiap hari minggu di kampung halamannya sangat ramai karena banyak orang - orang yang berlari di pagi hari kalau hari libur. dan sangat ramai sekali banyak orang yang berjualan. tidak lama kemudian iwo berangkat menyusul ke rumah aryo, untuk mengajak lari pagi diperjalan tidak sengaja bertemu dengan uchil dan ocim yang sudah berangkat terlebih dahulu tetapi dia duduk diatas jembatan sambil menyantai. aryo dan iwo menyapa mereka tetapi aryo dan iwo berangkat terlebih dahulu untuk memilih lari jogging terlebih dahulu dibangdingkan duduk di atas jembatan sambil menyantai. mereka lari jogging kemudian setelah selesai lari jogging aryo dan iwo baru bergabung duduk di atas jembatan bersama uchil dan ocim menyantai di atas jembatan. tidak lama kemudian datanglah seorang bandot yang ikutan gabung bersama kami. bandot mengatakan "hayuuu membeli makanan kecil atau batagor itu di sana tidak jauh dari jembatan ini" uchil menjawabnya "bandot kami nitip aja kalau kamu mau membeli batagor" bandot mengatakan "iyah, boleh saja silahkan kalian kumpulkan uang kalian, nanti saya belikan tetapi kalian tunggu disinih jangan kemana - mana yah" menjawab semuanya dengan kompak "iyah". akhirnya bandot membelikan batagor untuk teman - temannya. selesai bandot membelikan batagor dan kembali lagi ke jembatan ke teman - Temannya. akhirnya mereka memakan batagornya di jembatan bersama - sama sambil bersamaan becanda atau tertawa. ketika waktu menunjukkan sudah sedikit siang dan terik sinar matahari sudah terasa mereka kembali ke rumah masing - masing. sesampai dirumah iwo beristirahat duduk di depan teras rumahnya sambil memainkan HP di tangannya. ketika waktu setelah lari pagi kosong tidak ada pekerjaan iwo memanfaatkan waktu itu untuk membuat blog miliknya yaitu blog tentang pembelajaran dan pengetahuan. iwo sambil memikirkan materi yang akan di ketik atau di posting ke blognya. akhirnya iwo sudah mendapatkan ide atau materi yang akan di posting ke blognya kemudian iwo menyusunnya sambil mengetik di blog milik iwo. selesai membuat blog iwo memutuskan untuk segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri atau mandi. setelah itu HP iwo berbunyi menandakan ada panggilan dari orang lain, iwo melihatnya ternyata panggilan tersebut dari dian. iwo mengangkatnya dan dian berkata "iwo, kamu hari ini sibuk tidak?? kalau tidak sibuk hayuu jalan - jalan sama saya ke kota". iwo "emang mau cari apa yan??". dian "sudah kamu mau apa tidak??". iwo "yasudah aku mau soalnya saya lagi tidak ada kesibukan". dian "yasudah kamu sanah siap - siap" iwo " iyah, tunggu yah... nanti langsung ke situ kalau sudah selesai siap - siap. nanti kamu tunggu di depan rumah kamu aja yah yan". dian "iyah iwo" nanti kamu jangan sampai kelamaan yah... iwo "iyah yan".
lalu tidak lama kemudian iwo berangkat dan menghampiri ke dian, tetapi dian sudah menunggu iwo dari tadi di depan rumahnya. begitu iwo datang dian langsung bonceng ke iwo dan lalu mereka berdua berangkat ke kota. selagi diperjalanan mereka berdua saling mengobrol sampai di tengah - tengah perjalanan tiba - tiba dian memeluk iwo dari belakangnya, tetapi iwo kaget kenapa dian sampai sering meluk saya yah, sambil berbicara di dalam hati... dian sangat menikmati dari kebaikan iwo yang selalu menolong dian maka dari itu dian juga begitu baik banget sama iwo... dian terus memeluk iwo sampai tidak terasa sudah sampai di tempat tujuan yang di tuju oleh dian. sampai di depan tempat yang di tuju oleh dian. iwo dan dian beristirahat terlebih dahulu di depan mall di sebuah warung kecil yang berjualan berbagai macam es. dian menanyakan kepada iwo " kamu mau es apa iwo"?? iwo mebjawabnya di samakan saja sama dian... kemudian dian mengajak bercanda kepada iwo.. jangan sama kaya saya wo... nanti kita sama - sama jatuh hati lagi.. iwo juga tertawa ke dian... yan, kita sudah lama sekali sahabatan sama kamu masa kita nantinya jadi satu hati.. kan tidak apa - apa juga.. kan kamu cantik yan... kemudian dian tertawa karena becandaan sama iwo... lalu dian langsung memesan 2 minuman es good day yang satu buat dian sendiri yang satunya buat iwo. mereka berdua dudu di warung dan mereka berdua mengobrol di warung tentang masalah toni.. tetapi dian tidak ingin membahas lagi masalah toni.. kemudian sehabis itu mereka berdua masuk ke dalam mall sambil mengajak iwo dan menggandeng tangannya.. terus dian bertanya kepada iwo "kamu suka tidak saya ajakin ke sini?" iwo menjawab " sukan yan". dian kemudian tersenyum lembut kepada iwo... kemudian juga dian menceritakan kepada iwo "wo, cuma dengan kamu aku bisa merasakan bahagia sampai kaya begini... kamu sahabat aku yang sabar, penuh perhatian ke saya, selalu melindungi saya, dan sudah bikin aku bangkit dari kesedihanku sampai bisa ketawa - ketawa kalau ketemu sama kamu... kemdian iwo menjawab" yan, saya melakukan itu cuma hanya saya ingin kamu bahagia dan melepaskan kesedihan kamu itu, saya tidak ingin melihat sahabat sahabat saya dalam kesedihan maka dari itu setiap sahabat saya yang sedih saya hanya mencoba untuk menghiburnya agar mereka bisa merasakan kebahagiaan lagi dan bisa melupakan kesedihannya... dian tiba tiba menarik iwo dan memegang tangan erat - erat dengan menggandeng tangannya iwo sambil berbicara hayuu wo masuk cepetan ke mall nanti ketinggalan jamnya... iwo merasa heran ketinggalan kenapa yan.. dian menjawab hayuu cepetan kita mau nonton wo.. iwo mengatakan oh pantesan saja kirain mau apaan.. dian juga menjawabnya iya.. mereka telah tiba di depan bioskop mereka memesan tiketnya.. setelah memesan tiketnya mereka menunggu sebentar di depan ruang tunggu filmnya... setelah beberapa menit menunggu mereka akhirnya bisa masuk untuk ke ruangan tempat melihat filmnya.. mereka masuk di dalam dan mereka duduk di bagian barisan belakang. mulailah film di putar kemudian ada yang jualan pop corn. dian langsung menanyakan ke iwo... "kamu mau tidak pop corn kalau mau kita beli dua yah" iwo menjawab tidak usah yan.. saya kurang suka pop corn buat kamu aja beli satu... dian akhirnya beli pop corn satu.. tetapi ternyata dian menanyakan kepada iwo lagi " kamu benar tidak mau". nanti aku suapin yah wo... kamu mau yah??... iwo menjawab yan, kamu suka yah selalu memaksa aku dan memaksa nyuapin ke saya..?? dian menjawabnya hehehe iyah suka kan saya balas kebaikan kamu juga... iwo kemudian ya sudah tidak apa - apa tetapi jangan kebanyakan yah yan... dian menjawab iyah wo tidak banyak... dian kemudian mengatakan iwo buka mulut kamu sambil memegang tangannya iwo... akhirnya iwo membuka mulutnya.. dan dian menyuapin pop corn nya.. iwo juga tersenyum dan berterimakasih kepada dian.. kamu juga sangat baik terhadap aku yan.. dian mengatakan karena ituh balasan dari orang yang sudah berbuat baik kepadaku.. setelah itu mereka keluar dari tempat film karena filmnya sudah selesai dan melanjutkan belanja pakaian, akhirnya dian memilihkan baju untuk hadiah iwo.. dan memberikan bajunya untuk iwo.. lalu iwo menerimanya dan berterimakasih kepada dian.. dian tersenyum dan juga mengatakan kamu adalah orang baik wo... aku yakin.. kamu tidak akan berubah kan sifat kamu ke saya.. saya percaya ke kamu wo kamu adalah orang baik dan selalu menjaga perempuan walaupun ditempat dimana saja... iwo mebalas perkataan dian.. Insya Allah yan.. saya selalu baik berkat doa - doa dari sahabat kita, teman kita, bahkan dari orang yang disekeliling kita... mudah - mudahan kita dapat berbuat baik dimanapun kita berada... dian menjawab amin... kemudian mereka berdua pulang ke rumah... iwo mengantarkan dian kerumahnya dahulu kemudian baru iwo pulang ke rumahnya.. sesampai di rumah iwo terasa cape akhirnya iwo langsung tidur.
lalu tidak lama kemudian iwo berangkat dan menghampiri ke dian, tetapi dian sudah menunggu iwo dari tadi di depan rumahnya. begitu iwo datang dian langsung bonceng ke iwo dan lalu mereka berdua berangkat ke kota. selagi diperjalanan mereka berdua saling mengobrol sampai di tengah - tengah perjalanan tiba - tiba dian memeluk iwo dari belakangnya, tetapi iwo kaget kenapa dian sampai sering meluk saya yah, sambil berbicara di dalam hati... dian sangat menikmati dari kebaikan iwo yang selalu menolong dian maka dari itu dian juga begitu baik banget sama iwo... dian terus memeluk iwo sampai tidak terasa sudah sampai di tempat tujuan yang di tuju oleh dian. sampai di depan tempat yang di tuju oleh dian. iwo dan dian beristirahat terlebih dahulu di depan mall di sebuah warung kecil yang berjualan berbagai macam es. dian menanyakan kepada iwo " kamu mau es apa iwo"?? iwo mebjawabnya di samakan saja sama dian... kemudian dian mengajak bercanda kepada iwo.. jangan sama kaya saya wo... nanti kita sama - sama jatuh hati lagi.. iwo juga tertawa ke dian... yan, kita sudah lama sekali sahabatan sama kamu masa kita nantinya jadi satu hati.. kan tidak apa - apa juga.. kan kamu cantik yan... kemudian dian tertawa karena becandaan sama iwo... lalu dian langsung memesan 2 minuman es good day yang satu buat dian sendiri yang satunya buat iwo. mereka berdua dudu di warung dan mereka berdua mengobrol di warung tentang masalah toni.. tetapi dian tidak ingin membahas lagi masalah toni.. kemudian sehabis itu mereka berdua masuk ke dalam mall sambil mengajak iwo dan menggandeng tangannya.. terus dian bertanya kepada iwo "kamu suka tidak saya ajakin ke sini?" iwo menjawab " sukan yan". dian kemudian tersenyum lembut kepada iwo... kemudian juga dian menceritakan kepada iwo "wo, cuma dengan kamu aku bisa merasakan bahagia sampai kaya begini... kamu sahabat aku yang sabar, penuh perhatian ke saya, selalu melindungi saya, dan sudah bikin aku bangkit dari kesedihanku sampai bisa ketawa - ketawa kalau ketemu sama kamu... kemdian iwo menjawab" yan, saya melakukan itu cuma hanya saya ingin kamu bahagia dan melepaskan kesedihan kamu itu, saya tidak ingin melihat sahabat sahabat saya dalam kesedihan maka dari itu setiap sahabat saya yang sedih saya hanya mencoba untuk menghiburnya agar mereka bisa merasakan kebahagiaan lagi dan bisa melupakan kesedihannya... dian tiba tiba menarik iwo dan memegang tangan erat - erat dengan menggandeng tangannya iwo sambil berbicara hayuu wo masuk cepetan ke mall nanti ketinggalan jamnya... iwo merasa heran ketinggalan kenapa yan.. dian menjawab hayuu cepetan kita mau nonton wo.. iwo mengatakan oh pantesan saja kirain mau apaan.. dian juga menjawabnya iya.. mereka telah tiba di depan bioskop mereka memesan tiketnya.. setelah memesan tiketnya mereka menunggu sebentar di depan ruang tunggu filmnya... setelah beberapa menit menunggu mereka akhirnya bisa masuk untuk ke ruangan tempat melihat filmnya.. mereka masuk di dalam dan mereka duduk di bagian barisan belakang. mulailah film di putar kemudian ada yang jualan pop corn. dian langsung menanyakan ke iwo... "kamu mau tidak pop corn kalau mau kita beli dua yah" iwo menjawab tidak usah yan.. saya kurang suka pop corn buat kamu aja beli satu... dian akhirnya beli pop corn satu.. tetapi ternyata dian menanyakan kepada iwo lagi " kamu benar tidak mau". nanti aku suapin yah wo... kamu mau yah??... iwo menjawab yan, kamu suka yah selalu memaksa aku dan memaksa nyuapin ke saya..?? dian menjawabnya hehehe iyah suka kan saya balas kebaikan kamu juga... iwo kemudian ya sudah tidak apa - apa tetapi jangan kebanyakan yah yan... dian menjawab iyah wo tidak banyak... dian kemudian mengatakan iwo buka mulut kamu sambil memegang tangannya iwo... akhirnya iwo membuka mulutnya.. dan dian menyuapin pop corn nya.. iwo juga tersenyum dan berterimakasih kepada dian.. kamu juga sangat baik terhadap aku yan.. dian mengatakan karena ituh balasan dari orang yang sudah berbuat baik kepadaku.. setelah itu mereka keluar dari tempat film karena filmnya sudah selesai dan melanjutkan belanja pakaian, akhirnya dian memilihkan baju untuk hadiah iwo.. dan memberikan bajunya untuk iwo.. lalu iwo menerimanya dan berterimakasih kepada dian.. dian tersenyum dan juga mengatakan kamu adalah orang baik wo... aku yakin.. kamu tidak akan berubah kan sifat kamu ke saya.. saya percaya ke kamu wo kamu adalah orang baik dan selalu menjaga perempuan walaupun ditempat dimana saja... iwo mebalas perkataan dian.. Insya Allah yan.. saya selalu baik berkat doa - doa dari sahabat kita, teman kita, bahkan dari orang yang disekeliling kita... mudah - mudahan kita dapat berbuat baik dimanapun kita berada... dian menjawab amin... kemudian mereka berdua pulang ke rumah... iwo mengantarkan dian kerumahnya dahulu kemudian baru iwo pulang ke rumahnya.. sesampai di rumah iwo terasa cape akhirnya iwo langsung tidur.
kemudian ke esokan harinya... iwo, aryo, owe, dan aji law menyusun acara untuk pergi ke wisata untuk berfoto - foto bersamaan agar ada kenangan pada saat masa muda menurut mereka... iwo di pagi hari menghampiri ke rumah aryo sesampai di rumah aryo lagi siap - siap untuk persiapan pergi ke wisata, setelah aryo sudah selesai dan bersiap maka iwo juga menyiapkan kendaraanya untuk pergi ke wisata... akhirnya aryo dan iwo menghampiri aji law, sampai di rumah aji law ternyata aji law sudah siap juga... aryo menelfon owe suruh datang ke rumah aji law karena aji law tidak ada kendaraannya maka dari ituh owe di telfon oleh aryo untuk kesinih. akhirnya owe beberapa menit kemudian datang ke rumah owe. dan semuanya sudah siap untuk berangkat.. beberapa lama kemudian mereka berangkat pergi ke wisata ke suatu tempat... diperjalanan ternyata motornya owe tidak sengaja ban motor bocor, akhirnya mereka memutuskan untuk menghentikan perjalanannya untuk mencari tukang tambal ban motor. sambil di step oleh kendaraan iwo dan aryo tidak lama kemudian kelihatan di depan ada tukang tambal ban mereka akhirnya berhenti dan menambal bannya disituh... mereka di tukang tambal ban sambil istirahat dan memesan makanan kecil dan meminum es yang segar sekali. akhirnya mereka selesai menunggunya dan melanjutkan perjalanannya lagi... setelah beberapa kemudian sampailah pada tempat tujuan tersebut mereka akhirnya bisa menghirup suasana udara yang baru dalam tempat rekreasi tersebut. tidak tanpa basa - basi owe langsung mengambil camera digital dan langsung melakukan berfoto - foto sendiri dia tidak sabar ingin berfoto - foto. pemandangan di tempat wisata tersebut sangat bagus sekali karena ada pantai, hutan pinus, dan tempat peristirahatan atau tempat selfie buat para pengunjungnya. mereka berkeliling dahulu di tempat wisata tersebut sampai mereka merasa sudah puas dan tahu. setelah itu owe, aryo, aji law dan iwo merasa cape karena habis mengelilingi tempat wisata tersebut akhirnya mereka berjalan menuju ke tempat peristirahatan yang di dekat pantai... sambil menikmati begulirnya ombak pantai dan angin yang segar di pantai mereka memesan mie ayam dan es good day sambil melihat ke pantai... mereka menikmati suasananya, setelah selesai istirahat, makan, dan minum mereka melanjutkan untuk berfoto bersamaan agar bisa ada kenangan di tempat wisata itu. sampai berjam - jam mereka melakukan foto bersama - sama... setelah selesai berfoto bersama - sama mereka keluar berjalan menuju pintu keluar tempat wisata tersebut untuk menuju ke parkiran kendaraan dan menuju perjalanan pulang ke rumahnya. diperjalanan tiba - tiba owe di kendaran mengantuk dan owe tertidur di kendaraan tetapi owe bangun lagi karena tidak enakan tidur di kendaraan. setelah itu sampailah di rumah mereka akhirnya bisa beristirahat sambil selonjoran dan duduk santai.. tetapi owe langsung tiduran dan akhirnya owe tertidur di rumah aji law... aryo dan iwo terpaksa menunggu owe yang masih tertidur setelah owe bangun tidurnya aryo dan iwo mengatakan ke owe hayuu pulang sudah mau sore ini... owe menjawab yasudah mau pulang sekarang apa nanti kata owe... iwo dan aryo menjawab bersamaan tahun depan owe... kemudian owe tertawa kebiasaan... aryo dan iwo hayu pulang sekarang. akhirnya mereka pulang ke rumah masing - masing. aryo sampai di rumah ternyata langsung tidur, tetapi iwo sampai dirumah duduk sambil melihat hasil foto - foto bersama waktu di tempat wisata itu. setelah selasai melihat foto - foto iwo berangkat membeli kuota karena kuota iwo tinggal 20 persen lagi sisanya. setelah selesai membeli kuota iwo merasa gerah atau panas badannya karena sehabis pulang dari jalan - jalan dan kebetulan hari juga mulai sore jadi iwo langsung mandi biar badan terasa segar lagi... setelah mandi ternyata iwo mengantuk tetapi iwo mencoba menahan kantuknya tetapi iwo tidak bisa menahannya dan akhirnya iwo tidur... iwo pass bangun tidur dia kaget ternyata sudah jam 12 malam, iwo melihat atau mengecek HP nya apakah ada pesan atau panggilan. ternyata tidak ada... iwo membuka meseenger untuk melihat setatus teman - temannya dan ternyata setatus teman - temannya itu pada upload foto yang waktu tadi di tempat wisata... setelah itu iwo keluar dari rumah untuk duduk di teras depan rumah mencari udara yang segar dan sambil mendemgarkan music di HP nya.. iwo juga tidak lama diluar dan kembali masuk ke kamar lagi.. kemudian iwo melanjutkan tidurnya lagi.. karena besok mau bangun pagi - pagi... karena iwo besok akan menghantar atau menemani owe untuk membeli HP baru. akhirnya iwo melanjutkan tidurnya...
kemudian hari iwo bangun pagi - pagi, ternyata pas di liat jam masih menunjukkan jam 6 pagi... iwo mengira sudah jam 7 lewat... setelah ituh iwo bangun tetapi iwo langsung keluar depan rumah menikmati udara yang masih pagi di pagi hari. setelah itu iwo melihat jam ternyata sudah setengah 7 iwo kemudian bergegas langsung mandi, setelah itu iwo sarapan pagi terlebih dahulu sambil membuat kopi buat selesai makan minumnya kopi, kopi adalah minuman kesukaan dari iwo. selesai semuanya iwo melihat jam ternyata sudah jam 7 lewat 30 menit, iwo langsung menghubungi owe "hari ini jadi apa tidak?? beli HP nya". ujar kata iwo. ternyata owe belum membalas pesan dari iwo. sedangkan iwo menunggu balesan pesan dari owe... setelah menunggu 15 menit kemudian iwo mendapatkan balasan pesan dari owe " jadi, sebentar ya saya mau mandi terlebih dahulu karena saya baru bangun" ujar kata owe... iwo membalasnya pesan tersebut "pantasan aja tidak ada balasan pesan dari kamu" yasudah sanah siap - siap saja dahulu" kalau sudah siap semuanya nanti kamu pesan ke sinih ya". setelah 1 jam kemudian iwo menunggu pesan dari owe akhirnya owe mengirim pesan ke iwo "wo, sudah siap semuanya kamu tinggal kesinih saja datang kerumah saya terus langsung berangkat membeli HP". iwo "siap saya segera ke situ". iwo kemudian sampai dirumah owe dan langsung berangkat ke kota menuju ke penjual HP yang berada di kota.... mereka telah sampai di tempat pembeliaan HP, setelah memilah - memilih HP akhirnya owe sudah dapat HP impiaannya yang buat bermain game... owe sangat senang sekali karena HP impiannya sudah ke beli... setelah itu mereka langsung pulang ke rumah... sesampai di rumah owe, mereka beristirahat terlebih dahulu dirumah owe sambil membeli es good day dan mie ayam... mereka berdua akhirnya makan mie ayam dan minum es good day di rumah owe. tiba - tiba iwo mendapatkan pesan dari aryo "wo, kamu ada dimana??". iwo menjawab pesan dari aryo "ada di rumah owe kamu tinggal kesinih saja". aryo membalas pesan dari iwo "iya, saya kesituh sekarang yah". beberapa kemudian aryo sampai di rumah owe dan mengatakan baru datang "pesan mie ayam si cah" owe dan iwo langsung tertawa "kamu baru datang kesinih langsung pesan mie ayam lapar yah" sambil tersenyum iwo dan owe. aryo berbicara iya cah lapar banget kesinih cuma numpang makan... kata ayo sambil he he he... kemudian owe berkata mie ayam sama minumnya apa?? aryo menjawab minumnya nutrisari saja cah... owe berkata ok dipesenin sekarang... iwo dan owe selesai makan mie ayamnya... beberapa kemudian pesanan mie ayam aryo datang, dan aryo langsung menyantap mie ayam tersebut dengan lahapnya cepat habis. mereka bertiga akhirnya kenyang setelah makan mie ayam. kemudian mereka berbicara nanti malam kita main kerumah aji law hayuu... iwo dan aryo menjawab siap nanti malam kumpul dirumah aji law, sambil membawa martabak yah nanti malam.. tidak terasa mereka mengobrol sudah lama hingga hari mulai sore tak terasa. akhirnya mereka pulang ke rumah. sesampai di rumah aryo langsung pulang dan tidur, sedangkan iwo mencuci motornya terlebih dahulu. setelah selesai mencuci motornya iwo duduk sebentar dan langsung menuju ke dapur dan membuat secangkir kopi setelah ituh kopi sudah jadi iwo lalu duduk kembali di depan teras rumahnya sambil menikmati suasana angin sore sambil menyeripit secangkir kopi sampai selesai. kemudian itu iwo langsung menyapu halaman rumah depannya karena terlihat kotor setelah itu dilanjutkan untuk mandi untuk persiapan nanti malam bermain ke rumah aji law
sore telah tiba kemudian matahari terbenam dan malampun akan tiba dan muncullah gelap malam mereka akan bermain di rumah aji law... iwo dan aryo sudah mengeluarkan kendaraannya untuk pergi ke rumah aji law, sebelum pergi ke rumah aji law aryo dan iwo membeli es good day dulu di rumah sambil menunggu waktu... sudah selesai minum es good day akhirnya iwo dan aryo berangkat ke rumah aji law, sesampai di rumah aji law mereka menonton televisi dan aryo mengirimkan pesan ke owe dengan kata "owe, kapan kamu kesini ini saya dan iwo sudah sampai di rumah aji law". owe membalas pesan dari aryo "iyah, tunggu ya aryo saya lagi nambal karena bocor dan kempes" aryo membalasnya pesan dari owe "iyah owe di tunggu, masih lama tidak owe??". owe membalasnya "bentar lagi aryo" bilangin ke yang lainnya". aryo membalas lagi "oke nanti tinggal kesinih saja". owe kemudian membalas pesan aryo lagi "ini sudah selesai, dan saya mau jalan sekarang ke rumah aji law sekarang". akhirnya owe bisa pergi ke rumah aji law dengan mengendarai kendaraan motornya sangat cepat. dan beberapa menit kemudian owe sampai di rumah aji law. owe masuk ke rumah aji law dan aryi berkata kenapa kamu owe? lalu owe menjawabnya biasa paku nancap ke ban sampai tembus ke dalam bannya. aryo "oh". aji law mempunyai ide dan akhirnya aji law berbicara kepada owe, aryo, dan iwo. aji law mengajak jalan - jalan malam itu juga... akhirnya owe, aryo, dan iwo juga sepakat untuk mau pergi jalan - jalan pada malam itu. mereka bersiap - siap. iwo berboncengan dengan owe sedangkan aryo berboncengan dengan aji law. berangkatlah mereka jalan - jalan. tidak sengaja mereka pas jalan - jalan malam mereka bertemu dengan toni dan 5 temannya, yaitu mantannya dian yang terlalu cemburu sama iwo. iwo berboncengan dengan owe di depan sedangkan aryo berboncengan dengan aji law di belakangnya owe dan iwo... tiba - tiba di jalan dari spion kelihatan ada yang mengejarnya, kata owe.. dan begitu juga aryo dan aji law panik iyah benar ada yang mengejarnya... iwo berbicara itu begal atau bukan yah ngejar sampe kemungkinan cepet kaya gitu. owe berkata bukan wo kayanya dia banyak wo... iwo mengatakan kepada teman - temannya semuanya cepat tarik gas motornya lebih cepat, aryo menarik gasnya dan iwo mengatakan aryo liat posisi dibelakang masih mengejar tidak?? aryo menjawabnya dengan berbicara kencang ke iwo agar kedengaran, masih wo.... kita bagaimana ini??... iwo berbicara kepada owe kamu siap owe... owe menjawabnya berhenti owe saya siap... iwo akhirnya menyuruh berhenti dahulu aryo, yo berhenti duluan cepet... aryo berhenti.. kemudian iwo juga berhenti... kata iwo tunggu di sini diam semuanya.. motor yang mengejar itu telah mendekat dan kelihatan itu adalah toni dan 5 temannya. akhirnya toni dan temannya turun dari motor... kemudian langsung berjalan kehadapan iwo, iwo mengatakan kepada aryo, owe, dan aji law kalian mundur di belakang saya... saya percaya sama kalian semua.. akhirnya owe, aryo, dan aji law mundur di belakang iwo... toni mengatakan kepada iwo "sudah saya duga, itu kamu wo yang di depan makanya saya mengejar kamu wo... dan aku peringati kamu iwo jauhi dian!. ngerti!. iwo menjawab kamu coba tenang ton, saya temen dekat dian sahabatan sudah lama sekali sama owe dian juga, dan orangnya owe ada di belakang saya kalo tidak percaya tanya saja sekarang... owe mengatakan ton, apa yang dikatakan iwo benar... toni akhirnya mengatakan saya percaya tapi kalian harus terluka disinih sambil mengatakan pukuli mereka terurama iwo... teman - teman toni menyerang iwo dan temannya. iwo berkata kepada temannya mundur dibelakang saya.. semuanya... menahan pukulan 5 teman toni bersama teman - teman iwo... kemudian iwo terpukul sama teman toni, iwo terpental tetapi owe melindungi iwo dan owe memukul teman toni yang sudah memukul iwo.. teman toni terpental dan terkena goresan dan teman toni sedikit berdarah. begitupun aryo dan aji law dia menahan teman toni aryo dan aji law terkena pukulan teman toni mereka berdarah sedikit di pipi aji law sedangkan aryo di tangannya sudah mengucur saja darahnya... sedangkan owe belum terluka sama sekali iwo terkena pukulan di di tangan kirinya... iwo melihat teman - temannya yang sudah terluka ternyata iwo marah langsung berkata kepada owe kamu depan owe saya dari belakang kamu...! owe siap!... owe menahan pukulan teman toni iwo membantu dari belakang dan sambil memikirkan untuk menghentikan pukulan teman toni. owe menahan tetapi owe sedikit kepukul di bagian pipinya dan owe merasa kesakitan tetapi dia masih bisa menahan pukulannya, iwo dari belakang owe tiba - tiba menyambar satu persatu teman toni sambil memukul temen toni di bagian tangan kanan di atas di bawah leher iwo memukulnya di bagian itu.. satu persatu iwo berhasil menghentikan tangan kanannya mereka... akhirnya iwo memukul kena semua teman toninya, sedangkan teman toni semuanya merasa kesakitan di bagian tangan kanannya dan di gerakannya juga susah dan terasa sakit. akhirnya teman toni mundur di belakang toni, sedangkan toni berteriak ke iwo kurang ajar kau iwo!!!. aku yang akan memukul mu wo sekarang!!!. sedangkan aryo dan aji law berdarah terus menotos di tanah dari tangannya... sedangkan iwo di depan aryo dan aji law untuk melindunginya, iwo juga terluka dalam, di bagian lengan belakang kanan terasa nyeri dan sakit. sedangkan owe di depan iwo, owe cuma terluka di bagian pipi akibat pukulan teman toni.. tiba - tiba toni lari ke arah owe, owe langsung dipukul oleh toni posisi owe belum siap dan akhirnya owe terpukul di bagian perutnya... owe terjatuh dan langsung batuk kecil dan mengeluarkan darah dari mulutnya sedikit... iwo berteriak owe....!! kamu bertahan..!. toni langsung lari lagi ke hadapan iwo, tetapi iwo tidak bodoh iwo sudah siap posisi karena melihat owe yang terkena pukulan. toni lari memukul iwo di bagian kepalanya iwo terpukulnya.. iwo terjatuh.. sambil berkata ke toni kamu keterlaluan ton!. buka mata dan hatimu biar tidak di gelapkan oleh cemburu!. toni kamu harus terluka wo sekarang!. aryo dan aji law merasa tegang dan khawatir terhadap iwo dan owe karena mereka tidak bisa berbuat apa - apa karena tangan mereka tanganya terus mengeluarkan darah... iwo lagi terjatuh toni menendang iwo dengan cepat tetapi iwo langsung menahan tendangan toni dengan kedua tangannya. toni berkata kurang ajar kau iwo masih bisa bertahan. iwo bangun dan mengatakan kepada toni kamu yang akan menyesal ton. iwo lari langsung memukul toni toni tidak bisa menahan pukulan iwo. karena pukulan iwo terlalu cepat perpindahan gerakannya.. kemudian toni terpukul di bagian pipinya. toni terpental iwo langsung lari lagi ke toni. iwo memukulnya lagi di bagian tangan kanan toni tiba tiba toni menjerit kesakitan pas terkena pukulan iwo di tangan kanannya.. iwo langsung lari lagi ke arah belakang toni untuk memukul bagian belakang tangan kanan toni. toni menjerit lagi terkena pukulan ke dua iwo di tangan kanan dari depan dan belakang. tiba tiba toni terdiam dan perlahan toni terjatuh sambil menahan sakit... toni terjatuh didepan iwo yang masih berdiri. dan iwo mengatakan kamu masih tidak percaya ton?? sama omongan kami.... toni merintih kesakitan sambil menahan sakitnya... dan berbicara kepada iwo... pukul saya lagi wo... iwo mengatakan "saya tidak akan terus memukul orang yang keadaan terluka". toni akhirnya meminta maaf ke iwo. toni berkata "maafin saya wo" iwo menjawab "saya selalu memaafkan orang yang telah mengakui kesalahannya" dan berkata iwo kepada toni "saya sudah memaafkan kamu ton.. dan teman teman kalian... segeralah ton kamu dan teman - teman kamu pulang sekarang dan obati mereka ton, permintaan saya..". toni menjawab "terimakasih wo" saya akan pergi sekarang... akhirnya toni dan temannya pergi meninggalkan iwo dan temannya. sedangkan aryo dan aji law berdiri sambil menahan sakit tangannya, melihat iwo yang begitu berjuangnya untuk para sahabatnya sambil berdiri iwo dipipi terkena goresan pukulan dan berdarah. sedangkan iwo menghampiri owe yang sedang terduduk di atas tanah sambil menahan sakit diperutnya... iwo mendekat kepada owe dan mengatakan "kamu tidak apa - apa??". owe menjawab syukurlah wo tadi cuma muntah keluar darah dikit akibat reflek pukulan tapi sekarang sudah lumayan mendingan, kemudian iwo membangunkan owe dan sambil berkata "semuanya pulang dan maafkan saya ngerepotin kalian terbawa dalam masalah ini". teman - teman iwo menjawabnya "syukurlah wo, masalah ini sudah selesai... si toni sudah meminta maaf sepertinya dia tidak akan lagi mengulangi masalahnya". iwo berkata "iyah syukurlah, masalah ini sudah selesai" iwo ayooo semuanya berangkat pulang ke rumah aji law sekarang... owe, aji law, aryo dan iwo telah sampai di rumah aji law... dirumah aji law mereka mengobati lukanya... akhirnya mereka semua bermalam di rumah aji law karena kalau pulang sekarang nanti orang tua mereka akan curiga kalo anaknya habis berkelahi. karena masih ada memar bekas pukulannya. sehabis mengobati owe, aryo, aji law dan iwo langsung tidur semua karena terasa sakit badannya.
malam menyapa ketika owe, aryo, aji law dan iwo tertidur pulas karena terasa sakit dan cape karena perkelahian, dan datanglah pagi yang menyapa mereka untuk membangunkan mereka dari tidurnya... ketika esok pagi yang cerah membawa suasana yang amat sangat indah dengan awal masalah yang sudah selesai. iwo terbangun awal dari teman - temannya dan iwo membangunkan semua temannya yang masih tidur. kemudian teman iwo terbangun semua... dan iwo pergi ke warung untuk membeli kopi dan mie goreng, untuk teman - temannya buat sarapan di pagi hari... mereka membuat kopi dan memakan mie goreng semuanya dalam kebersamaan dan persahabatan yang kokoh... selesai semuanya waktu menunjukkan jam 9 akhirnya mereka memtuskan untuk pulang kerumahnya masing - masing karena semalam tidak pulang ke rumah... akhirnya mereka sampailah di rumah masing - masing... sampai di rumah iwo langsung melanjutkan tidurnya lagi karena masih merasakan kantuknya. iwo tertidur dan terbangun pada jam 10 siang hari lalu iwo membersihkan kamarnya setelah itu dia mencuci baju yang kotornya bekas semalem.. setelah itu iwo duduk di depan rumah dan tiba - tiba iwo mendapatkan pesan dari dian bahwa pesan tersebut isinya "wo, bisa tidak besok kita ke rumah owe, dan owe besok ada di rumah tidak yah ujar kata dian". kemudian iwo menyampaikan pesan tersebut kepada owe. dan langsung membalasnya dan mengatakan "iyah, tinggal datang saja ke rumah saya besok". kemudian iwo menyampaikan pesan dari owe ke dian.. dan dian sepakat besok mengatakan kerumah owe sekitar jam 10 siang saja. kemudian iwo menyampaikan pesan dian lagi ke owe dan owe menyetujuinya. iwo merasa lega karena masalahnya sudah selesai... iwo juga mau menjelaskan ke dian tentang masalahnya sudah selesai... hari besok cocok untuk menceritakan masalahnya karena dian besok ingin ketemu dengan owe. iwo kemudian melanjutkan untuk makan siang... setelah itu iwo pergi ke rumah aryo, mengatakan ke aryo nanti malam ke rumah aji law lagi tidak?? aryo menjawabnya iya wo... ke rumah aji law nanti malam, kita kumpul disana.. iwo menjawabnya oke aryo. tapi nanti malam bawa nasi goreng yah buat makan disanah biar tidak lapar. aryo menjawabnya iyah wo benar sekali. biar lebih nikmat kita minumnya good day di sana. iwo menjawab iyah ituh lebih cocok aryo nasi goreng sama minumnya es good day. hari tidak terasa mulai sore dan matahari terbenam mulai malam.. saat ituh aryo datang kerumah iwo menghampiri untuk baermain ke rumah aji law. iwo keluar dan menemui aryo dan mereka berdua pergi ke rumah aji law dengan sambil berboncengan. sebelum ke rumah aji law mereka berdua membeli nasi goreng dan es good day, sesampai di penjual nasi goreng aryo mengirim pesan ke aji law bahwa "aji, kamu sekalian nitip nasi goreng tidak?? sekalian mumpung kita ada di penjual nasi goreng" kemudian aji law menjawab "saya nitip juga nasi goreng yang pedas yah" ayo menjawab iyah nanti pedas. setelah membeli nasi goreng aryo dan iwo sampai di rumah aji law. dan mereka memakan nasi gorengnya bersama - sama di rumah aji law. sehabis makan mereka berbincang - bincang mengobrol masalah game untuk bermain game bersama... akhirnya tidak lama kemudian mereka bermain game bersama... ketika asyik bermain game tidak terasa waktu sudah malam. dan akhirnya mereka untuk pulang karena waktu sudah malam, seterusnya aryo dan iwo pulang. sesampai dirumah ternyata jam 00.00 malam dini hari. iwo kecapean dan langsung terlelap hingga tertidur lelap sekali. tetapi iwo sekitar jam 02.00 dini hari iwo terbangun karena mimpi buruk... kemudian iwo duduk di kamarnya karena masih kaget gara - gara mimpi buruk. iwo mencoba tidur lagi tetapi mata tidak bisa memejamkannya, jadi iwo terpaksa keluar dari kamar dan duduk di depan rumahnya sambil mendengarkan music. setelah 1 jam kemudian iwo merasa mengantuk kembali, dan langsung masuk ke kamarnya kemudian tertidur kembali. hingga hari esok berganti menjemput pagi
pada ke esokan harinya iwo bangu kesiangan tepatnya bangun pada jam 09.00 siang. iwo terbangun dari tidurnya dan langsung melihat jam ternyata sudah siang, iwo tergesa - gesa karena sudah punya janji sama owe dan dian. kemudian iwo langsung beres - beres. dan tepat sekali jam 10.00 kurang 15 menit. tiba - tiba hp iwo berdering menunjukkan adanya pesan dari dian, dian menanyakan "sudahkah kamu siap?". iwo menjawab "iyah sudah siap, tetapi sebentar lagi Selesai". dian "oke saya tunggu ya biasa depan rumah". iwo "iyah". kemudian iwo berangkat menjemput dian. sampailah depan rumah dian dan ternyata dian sudah menunggunya dan mereka langsung menuju ke rumah owe. sampailah dirumah owe, ternyata owe juga sudah menunggu kedatangan iwo dan dian. disamping itu juga owe sudah menyiapkan minuman es teh manis buat iwo dan dian. bahkan iwo dan dian mengucapkan terimakasih kepada owe karena baru datang sudah ada minuman buat kami... tidak lama kemudian owe membuka obrolannya dengan dian karena dia juga ingin menceritakan kepada dian bahwa masalahnya sudah selesai. owe memanggil dian "yan.... kamu sudahkah tahu"?. dian membalas "tahu apa?? emang kenapa owe?". owe "jadi kamu belum tauh yah??". dian "iyah, belum kenapa sih??". owe "wo, kamu yang coba jelasin ke diannya biar dia sudah merasa lega dan tidak terbebankan lagi". iwo "oh... saya tah owe yang menjelaskan??.. kamu aja owe". owe"sudah kamu saja jelaskan nanti saya yang menyambung obrolan kamunya". iwo "oke". kemudian iwo berbicara kepada dian "yan, kamu benar - benar belum tauh?". dian "iya iwo, serius... ini ada apaan yah??". iwo "yasudah saya jelaskan, sebenarnya masalah kamu sama toni sudah selesai... waktu semalam toni nyamperin ke rombongan kita... dan dia meminta maaf untuk kecurigaannya dan menuduh saya dan kamu pacaran... tetapi dia si toni sudah berjanji katanya tidak akan mengganggu dian lagi... karena dia sudah meminta maaf katanya ke kamu tapi melalui rombongan kita.. dan dia juga sudah menerima kesalahan toni sendiri. hingga toni tidak akan mengganggu kamu lagi yan". dian "oh, beneran wo??". iwo "iyah, yan serius" ituh ada owe saksinya saya berkata ini apa adanya jujur yan". dian menjawabnya "makasih banyak yah kalian sudah membantu saya". dan saya juga bersyukur atas ini akhirnya masalah ini selesai" terimakasih ya Allah... ujar kata dian sambil merasakan senang dan bahagia.... owe tiba - tiba memanggil iwo untuk menemani beli makanan di depan rumahnya.. iwo mngikuti owe. pas sampai di warung depan rumah owe. kemudian owe bertanya kepada iwo "wo, kenapa kamu tidak cerita yang sebenarnya saja ke dian??". kalo toni itu semalam menyerang kita... tapi dia kalah akhirnya dia berjanji untuk menjauhi dian..." iwo menjawab "itu kenapa saya katakan seperti itu ke dian.. karena kalau saya katakan sebenarnya yang terjadi pada waktu itu, saya takut nanti menimbulkan permasalahannya berlanjut. kalo saya cerita sebenarnya takutnya dian yang malah dendam ke toni. karena melihat kita semua berantem sama toni. dan yang lebih saya takutkan dian membenci toni dan toni nanti membencinya lagi ujung - ujungnya nanti memperkeruh masalah lagi??". owe "oh, iyah saya ngerti wo sekarang jawaban dari kamu... sip lah bagus tindakan yang kamu ambil sekarang" berarti kita harus bisa jaga rahasia ini... misalkan kalo toni menceritakan ke dian, bagaimana wo nanti??." iwo berkata dan menjawabnya "biarkan saja waktu berputar dan akan menunjukkan kebenarannya, jika dian sudah mengetahui yang sebenarnya... kita nanti tinggal jawab dengan jujur dan meluruskan intinya..". owe "seandainya dian membenci ke kita bagaimana?? kan kamu menjelaskannya tidak sesuai apa yang semalam terjadi". iwo "itu sudah resiko untuk kebaikannya dan kita semua... jika akhirnya dian membenci kita maka kita semua membalas dengan kebaikan, jika semuanya baik - baik saja maka kita harus bersyukur atas kenikmatan yang maha pencipta kita... owe" kamu baik dalam mengambil tindakannya". kemudian owe mengajak iwo hayuu kedalam rumah lagi nanti dian malah curiga lagi beli makanan kelamaan. iwo dan owe masuk kembali kerumah... dian langsung menanyakan habis belia apa?? iwo dan owe menjawab makanan ringan ini lumayan buat cemilan... dian "oh, enakan tuh kayaknya hayuu di makan bersamaan". iwo dan owe "hayuu makan...". akhirnya mereka bertiga memakannya makanan ringan. tidak lama terasa hari mulai sore dan iwo bersama dian memtuskan untuk pulang ke rumahnya. tetapi iwo mengantarkan kerumah dian terlebih dahulu... setelah mengantar dian kemudian iwo langsung pulang kerumah... pas sampai dirumah iwo merasakan mual dari perutnya, iwo lari ke toiletnya dan iwo ternyata muntah ternyata muntah tersebut terdapat ada darah yang keluar dari muntahan tersebut. iwo sudah menebak inih pasti gara - gara perkelahian itu. tetapi iwo diam saja tidak menceritakan kejadian tersebut ke siapapun. bahkan te orang tuanya atau para sahabatnya tidak menceritakan kejadian ituh. iwo menyimpan rasa sakit ituh dengan sabar sendirinya... kemudian iwo balik ke kamarnya untuk beristirahat sejenak dan lama kelamaan iwo tertidur sampai bangun di esok pagi hari yang mendung gelap...
suatu hari dimana iwo terbangun di pagi hari tetapi cuaca sangat gelap dan mendung sekali, hingga akhirnya turunlah hujan yang membasahi tanah... iwo membersihkan kamar dan merapihkan kamarnya di saat cuaca sedang hujan.. jendelan kamar iwo pun di buka dan terasa masuk angin yang begitu dingin karena air hujan, kemudian iwo menghirupnya udara yang dingin. akhirnya iwo memutuskan untuk keluar dan duduk di depan rumahnya sambil menikmati udara yang dingin dan derasnya air hujan yang turun dari atas langit. setelah beberapa menit kemudian hujanpun reda dengan membawa sinar matahari yang cerah menandakan hari yang bahagia... tiba - tiba iwo mendapatkan pesan dari owe, yang isinya akan datang dan bermain di rumah iwo.. kemudian iwo membalas pesan tersebut dengan jawaban iyah owe... akhirnya setelah lama kemudian owe datanglah ke rumah iwo, kemudian iwo langsung menyambutnya dan menanyakan ada apa owe?? owe menjawab "tidak ada apa - apa cuma mau ngobrol sebentar saja sama kamu". iwo "oke silahkan owe mau ngobrol di luar apa di dalam rumah saja" owe menjawab "kita keluar saja wo, di warung saja kita mengobrolnya biar enak dan sambil minum es gituh wo". iwo menyetujui ide owe. dan pada akhirnya mereka berangkat bersamaan dengan berboncengan menuju ke warung. sesampailah diwarung owe dan iwo saling curhat masalah tentang perempuan yang disukai oleh owe... owe juga ingin mendapatkan nasehat dari iwo tentang perempuan yang di sukainya... owe bertanya kepada iwo " apakah gadis itu baik kepada saya wo??". dia sangat perhatian ke saya.. tetapi saya masih saja meragukannya tetapi kenapa ada rasa suka sama dia yah wo". iwo menjawab dari pertanyaan owe" kamu ada rasa suka padahal kamu masih ada yang diragukan dari kamu, kenapa ada rasa suka? karena kamu bertemu dengan dia, sering mengobrol bareng dengan dia, sering jalan bareng dengan dia itulah yang bikin kamu ada rasa suka, dan semua orang itu baik di dunia tetapi tergantung dari keadaan dan posisinya mereka. jika kamu menciptakaan luka untuk dia maka dia belum tentu baik lagi ke kamu... karena kamu sudah menghapus kebaikan dia." owe akhirnya memahami apa yang dikatakan oleh iwo. beberapa kemit kemudian iwo bertanya kepada owe??... owe emang nama gadis yang kamu sukai siapa?? owe kamu itu mau tauh saja kalau saya lagi suka atau dekat dengan perempuan... iwo yasudah kalau kamu tidak mau mengasih tauh namanya juga tidak masalah... nanti juga bakalan tauh sendiri.. owe menjawabnya wkwk iyah tauh wo.. namanya itu hesti. iwo "oh, hesti". nanti kapan - kapan kamu ajakin main ke rumah saya yah... kamu sama si hesti.. owe menjawabnya iyah wo.. tidak lama kemudian hesti mengirim pesan ke owe dia mengajak jalan - jalan kepada owe sekarang... owe akhirnya izin ke iwo bahwa saya akan berangkat karena ada pesan dari hesti, kemudian iwo mengizinkan owe untuk pergi ke rumah hesti menjemput dan mereka akan jalan - jalan. tetapi sebelum itu owe mengantarkan iwo terlebih dahulu ke rumahnya. sampailah di rumah iwo dan owe langsung menjemput hesti. setelah tiba dirumah iwo merasakan ngantuk dan pada akhirnya iwo tidur siang dengan lelapnya. ketika kemudian iwo terbangun itu ketika hari sudah sore dan iwo membersihkan rumah dan halaman rumahnya setelah itu mandi. selesai semuanya iwo duduk di dalam kamar sambil mendengarkan music dan membuka messangernya sambil melihat - lihat setatus orang yang ada di mesangernya... ternyata iwo membaca ada setatus orang yang sedang sedih entah dia tidak tahu siapa prang itu. tetapi iwo merasa kasihan terhadap orang itu... kemudian iwo memesannya di messangernya dengan sapaan "hey, lagi apa". tetapi perempuan itu belum membalasnya karena belum saling mengenal, perempuan itu dikiranya iwo orang yang tidak baik... waktu sore hari sudah tiba dan berganti malam pada waktu itu aryo datang kerumah iwo untuk bermain di rumah aji law kemudian iwo menyetujuinya, kemudian mereka berangkat ke rumah aji kaw... sesampai dirumah aji law ternyata iwo mendapatka pesan dari owe "ada di mana wo??" iwo menjawab ada dirumah aji law, kalau kepingin kesini tinggal kesinih saja... owe menjawab iyah kesituh wo, disituh ada siapa saja? iwo "biasa aji law, aryo, dan saya" owe "oke, saya kesituh".tidak lama kemudian owe sampai dirumah aji... ternyata owe membawa hesti ke rumah aji law, kemudian aryo dan aji law bercanda ke owe menanyakan "ituh yang keberapa owe?". kemudian owe menjawab. "kebiasaan romobongan kremeki". aryo, aji law, dan iwo tertawa bersamaan.. tidak lama kemudian owe pamit pergi lagi karena akan menghantarkan hesti pulang kerumah dan owe nantinya ke rumah aji law lagi untuk berkumpul bersama, owe menghantarkan hesti dan akhirnya datang lagi kerumah aji law. mereka pada saat itu membuat menu nasi goreng dan memakannya nasi goreng sambil minumnya es good day mantap benar. tidak terasa hari mulai malam, dan akhirnya mereka akan pulang lagi ke rumah masing - masing... sesampai dirumah iwo sebelum tidur membuka messangernya sambil melihat - lihat setatus dari orang lain di messangernya setelah itu iwo bermain game sebentar terus kemudian tidur. hingga esok hari menjemput pagi hari yang ceria. ketika ke esokan harinya iwo mengecek messangernya apakah ada pesan dari teman - temannya atau tidak, ternyata tidak ada pesan sama sekali akhirnya iwo menutupnya kembali messanger tersebut. kemudian di pagi hari sekali iwo mandi setelah itu iwo membeli sarapan pagi yaitu membeli nasi lengka adalah kesukaan makanan iwo. sesampai di rumah setelah membeli nasi lengko iwo melanjutkan membeli es good day. di pagi hari yang cerah menikmati makan nasi lengko dengan minuman good day yang bikin seger dan tidak mudah kantuk. setelah jam 10 siang tiba - tiba owe datang ke rumah iwo dengan membawa hesti bermain di rumah iwo. owe merasa senang karena dia sudah pacaran dengan hesti... owe menceritakan semuanya pada saat di rumah iwo... tidak terasa sudah sampai jam 12.30 akhirnya owe memtuskan untuk pulang bersama hesti, owe dan hesti akhirnya pulang ke rumah... kemudian iwo merasa jenuh dirumah sendirian maka dari itu iwo memesan aji law menanyakan ada di rumah tidak jika ada di rumah iwo akan bermain ke situh, kemudian aji law membalasnya dengan ada di rumah tinggal kesinih saja kalau mau bermain... iwo menjawabnya iyah. kemudian iwo berangkat bermain ke rumah aji law dan sampailah iwo disanah... sampai di sanah seperti biasanya iwo dia ajak main bareng game di rumah aji law. tetapi iwo sebelum main game bareng bersama aji law iwo memasak nasi goreng itu dirumahnya aji law. biar ada buat makan setelah bermain gamenya..
setelah bermain game iwo dan aji law mereka langsung menyantap nasi gorengnya hingga lahap mereka berdua, kemudian sehabis menyantap nasi goreng aji law mendapatkan pesan di messangernya dari Ayu.. ayu adalah sebuah perempuan di sukai oleh aji law, karena perempuan tersebut suka bermain game juga.. aji law dan ayu saling berkomunikasi di messangernya dengan kata - kata romantis dan penuh perhatiaannya, sedangkan iwo tidak mendapatkan pesan dari siapa - siapa. akhirnya iwo memutuskan untuk pamit ke aji law untuk segera pulang ke rumah karena hari mulai sudah sore.. iwo akhirnya pulang kerumah, tiba - tiba iwo mendapatkan pesan dari dian yang isinya "iwo harus ikut sama saya nanti malam yah sama owe juga, mau ngasih hadiah ke kamu itung - itung itu tanda terimakasih saya ke kamu, sudah membantu permasalahan saya sampai selesai... iwo membalasnya iyah gakpapa yan, emang kapan?? dian membalasnya nanti malam nanti ajakin yah owenya... iwo" iya, saya sampaikan ke owe yah" kemudian iwo menyampaikan pesan tersebut kepada owe" akhirnya owe membalas pesan dari iwo "iyah, tapi saya ajak hesti yah sekalian keluar malam dan jalan - jalan aja wo" kemudian iwo "yasudah tidak apa - apa, nanti saya sampaikan ke diannya" iwo menyampaikan pesan dari owe ke dian dan kemudian dian menyetujuinya.. ok kata dian nanti malam jam 19.00 aja ya wo.. kemudian iwo membalasnya "iya, yan" terus di sampaikan kepada owe "owe, nanti malam jam 19.00 harus sudah berangkat ya jangan kelamaan saling menunggu". owe menjawabnya iyah siap wo... hari mulai terbenam mataharinya dan suasana terlihat malam ketika jam 19.00 kurang 10 menit iwo langsung berangkat ke rumah dian untuk menjemputnya, ternyata dia sudah di depan rumahnya sudah menunggu iwo. sehabis itu iwo dan dian langsung berangkat menuju ke rumah owe, pas sampai dirumah owe, owe dan hesti juga sudah menunggu di depan rumah owenya... akhirnya mereka berangkat bersama - sama, mereka jalan - jalan. di jalan owe dan hesti sangat romantis sekali... sampai - sampai dian melihatnya saja... kemudian iwo bertanya kepada dian "kamu kenapa yan? ngeliat owe sama hesti saja?". dian menjawab seperti saya sama toni dulu saling romantis tetapi sekarang sampai tidak saling mengenal bahkan saling membenci... saya takut owe seperti kisah saya dan toni... iwo kemudian menjawab kita doakan untuk yang terbaiknya saja yan untuk owe dan hesti. jika mereka tidak cocok mungkin mereka akan ada jalan yang berbeda... dian menjawabnya.. iyah wo, semoga owe dan hesti selamanya seperti itu romantis jangan sampai seperti kisah aku dan toni. awalnya romantis berakhir dengan kebencian hingga tidak saling mengenal... iwo berkata semoga saja yan, mereka menemukan jalan terbaik, kemudian mereka pulang karena waktu sudah jam 22.00 malam mereka pulang bersamaan... iwo dibelikannya oleh - oleh baju switter dari dian untuk iwo. dian sudah mempersiapkan kadonya untuk iwo. dian membeli switter itu dari mall dengan harga yang lumayan mahal... iwo berterimakasih kepada dian. akhirnya dian membalas perkataan iwo dengan penuh senyumannya. kemudian iwo, owe dan hesti pulang ke rumah... sampai di rumah iwo membuka hadiah dari dian, ternyata iwo sangat suka terhadap switter yang diberikan oleh dian. setelah membuka kado dari dian iwo kemudian keluar dari kamarnya untuk duduk di depan teras rumah sambil bermain game, iwo bermain game pada saat malam hari sampai asyiknya bermain game iwo tidak terasa ternyata waktu sudah mulai malam hari akhirnya iwo untuk memutuskan kembali masuk ke kamar karena sudah mulai malam... iwo di kamar sambil mendengarkan music memakai heatset saking asyiknya mendengarkan music iwo tertidur dengan lelap... kemudian esok hari iwo terbangun pagi - pagi di saat hari masih terasa angin yang dingin... akhirnya iwo memutuskan untuk tidur lagi dan iwo bangun pada saat jam 10.00 siang, ternyata pada saat terbangun iwo melihat HPnya ada pesan yang belum dibaca, pesan itu berasal dari dian... di dalam pesan dian mengatakan "wo, kamu bisa temenin saya tidak?? ke kota". iwo menjawabnya bisa, tapi aku baru bangun paling agak sedikit lama belum mandi sama beres - beres. dian membalasnya yasudah tidak apa - apa nanti ditungguin yah.. kalau sudah selesai tinggal kesinih saja. saya sudah menunggu di depan rumah ujar kata dian. kemudian iwo membalasnya oke siap kalau sudah ada omongannya kayak gituh, tunggu yah... dian "iyah, ok". beberapa menit kemudian iwo berangkat menjemput dian. sampai dirumah dian akhirnya dian langsung bonceng ke iwo dan berangkat. iwo menanyakan tujuan dian mau kemana?? dian menjawabnya aku pusing wo dirumah terus... makanya ajakin kamu keluar jalan - jalan ke kota.. iwo "terus kita mau kemana ini". dian le mall aja hayuu disana kita makan aja" kata dian. iwo menuruti perkataan dari dian.. sesampai di mall iwo dan dian melihat - lihat pakaian terlebih dahulu, setelah itu dian mengajak iwo menemani membeli lipstik di mall. setelah itu kemudian iwo dan dian makan di tempat restoran yang ada di mall tersebut. iwo memesan nasi goreng cumi, dian juga sama memesan nasi goreng cumi. dan mereka memesan minuman yang sama yaitu juss alpukat.
setelah dian memesan nasi goreng dan minuman jus alpukat sedangkan iwo juga memesan nasi goreng dan jus alpukat, lalu mereka menyantapnya bersamaan di restoran tersebut. pada saat makan tiba - tiba dian menanyakan kepada iwo. kemudian iwo menjawab mau nanya apa??. dian "kamu mau beli baju kemeja atau switter tidak??" iwo "tidak usah yan, saya lagi tidak kepingin kemeja dan switter, emang kenapa??". dian "gakpapa wo cuma nanya saja, kalau kamu kepingin juga gakppa nanti saya beliin..". iwo "tidak usah yan beneran lagi tidak kepingin". kata dian "oh yasudah", kalo kagak mau nanti kita kalau pulang beli oleh - oleh dulu yah buat temen - temen kamu nanti malam mau kumpulan tidak?? iwo "iyah, kumpulan yan" dian "oh yasudah beli apa wo??". iwo "terserah dian aja". kan dian yang mau ngasih oleh - oleh ke temen - Temen saya". ujar kata iwo. dian kemudian yasudah nanti pulangnya ke situh dulu yah kita belanja oleh - oleh buat mereka. ini juga anggap saja sebagian ucapan terimakasih ke teman - teman kamu wo yang sudah membantu saya juga... lalu iwo menjawabnya iyah yan, nanti saya sampaikan ke teman - teman saya... dian iyah makasih yah wo. kemudian iwo menjawab sama - sama... merekapun selesai makan dan akhirnya mereka pergi ke tempat untuk membeli oleh - oleh. eh pas sampai di tempat oleh - oleh tokonya tutup. jadi dian mengasih uang saja ke iwo suruh membeli sendiri saja nanti malam sama teman - teman kamu yah wo. iwo menjawab iyah yan gakpapa nanti saya sampaikan ke teman - teman saya. dian akhirnya mengajak iwo pulang, karena dian merasa cape lalu iwo menyetujui permintaan dian. akhirnya mereka pulang bersamaan tibalah di rumah dian dan iwo langsung melanjutkan pulang kerumah. sesampai di rumah iwo istirahat sambil mendengarkan music dan minum es good day yang iwo sukai. setelah ke asyikan istirahat dan mendengarkan music tidak terasa hari mulai sore dan segeralah iwo mandi agar iwo lebih segar lagi. setelah mandi lalu iwo mengirim pesan ke aji law, aryo, dan owe bahwa nanti malam kumpul di rumah aji law ada yang sibuk tidak?? kemudian mereka menjawabnya tidak ada... iwo melanjutkan pesannya nanti malam jam 19.00 harus sudah ada di rumah aji law... nanti ada yang mau dibicarakan... mereka menjawab semuanya iyah siap datang. setelah jam 19.00 owe dan aryo sudah ada di rumah aji law sedangkan iwo baru berangkat ke rumah aji law dan sampai di rumah aji law pada jam 19.15 menit owe dan aryo menanyakan ada apa wo kamu tiba - tiba suruh kumpul tiba - tiba? iwo menjawab tidak ada apa - apa... kemudian iwo berbicara kepada owe, aryo dan aji law. ini ada uang dari dian kata dian suruh nyerahin ke kalian ini uang oleh - oleh kalian karena sudah membantu dian... dan uang ini kata dian suruh dibeliin makanan katanya.. kemudian owe menjawabnya ya sudah wo beli nasi goreng saja sama martabak terus sisanya di beliin minuman dingin saja... terus kata owe saya aja yang berangkat sendirian untuk beli makanan dan minuman buat kalian semua... iwo menjawab yasudah owe, gakppa ini uangnya dan hati - hati di jalan yah... owe iyah, kaya mau kemana saja hati - hati... iwo kemudian tertawa.. yasudah kamu berangkat sekarang nanti keburu malam dan kelamaan. owe akhirnya berangkat membeli martabah dan nasi goreng setelah tiba dan kembali pagi ke rumah aji law. owe membawa martabak dan nasi goreng. kemudian mereka memakannya setelah memakannya iwo, aryo, aji law dan owe melanjutkan bermain game bersama atau main bareng... sampai lupa waktu mereka melihat jam sudah pk. 00.00 malam dan akhirnya mereka pulang kerumah masing - masing. sesampai di rumah iwo tidak bisa tidur, karena susah tidur... akhirnya iwo malam - malam duduk di luar depan teras rumah. sambil menikmati secangkir kopi di suasana malam.. iwo melihat jam di HP ternyata sudah jam 2 dini hari. iwo kemudian masuk ke kamar dan tidur karena sudah ngantuk. akhirnya iwo tertidur dengan pulas dan terlelap. hingga esok hari terbangun di pagi hari. ketika ke esokan harinya iwo terbangun dan mendapatkan pesan dari ruby kemudian iwo melihat pesan dari ruby yang isinya tentang pemberian informasi tentang PT. (perusahaan) di tempat ruby membuka membuka lowongan pekerjaan. dan ruby ngasih informasi ke iwo agar iwo bisa memberikan informasi ke temannya... iwo ngasih tauh ke temannya dan ternyata aryo minat untuk masuk ke tempat PT (Perusahan) ditempat kerja ruby. kata ruby jadwal untuk lowongan kerja 2 hari bagi untuk pendaftarnya.. sedangkan posisi aryo sedang ada di jakarta sedang mencari kerja juga... dan pulangnya 3 hari lagi.. akhirnya iwo memberikan informasi ke ruby untuk 3 hari lagi ikut daftar teman saya masih di buka tidak?? ruby menjawab "nanti saya sampaikan ke atasan saya bisa apa tidaknya". nanti juga saya kasih kabar, ke kamu wo.. ujar kata ruby. akhirnya iwo menyampaikan pesan ke aryo tentang pembicaraannya sama ruby dan aryo menjawab yasudah tidak apa - apa wo yang penting sudah menyampaikan entah bisa apa tidaknya sih tergantung keputusan di perusahannya ruby saja. iwo kemudian menjawabnya yasudah nanti saya kasih kabar ke kamu aryo kalau saya sudah mendapat kabar lagi dari ruby... aryo menjawabnya lagi, oke terimakasih wo nanti kabarin saja yah... iwo menjawabnya lagi oke aryo... ke esokan harinya iwo mendapatkan kabar dari ruby, ternyata ruby menginformasikan katanya "mohon maaf banget wo saya sudah berusaha semaksimal mungkin saya lobi atasan saya tetapi tidak bisa karena sudah ada aturannya yang harus di patuhi" kemudian iwo menjawabnya yasudah terimakasih banyak ruby atas informasinya... kemudian ruby menjawab iyah wo sama - sama, tetapi mohon maaf yah wo. kemudian iwo menjawabnya lagi iyah tidak apa - apa ruby. kemudian iwo mengasih informasi ke aryo "bahwa apa yang dikatakan ruby sudah tidak bisa karena waktunya telat dan perusahan mempunyai aturan katanya". aryo menjawab iyasudah gakpapa namanya juga belum rizkynya saya wo. kemudian iwo menjawabnya yasudah iyah aryo tetapi tetap selalu sabar yah aryo... akhirnya aryo menjawab lagi "itu pastinya iwo". kemudian esok harinya iwo berangkat sama aji law unutk pergi ke kota. mereka disana jalan - jalan sambil membeli HP baru di sebuah konter di Mall. Hp tersebut titipan dari orang, mereka setelah membeli HP akhirnya pulang ke rumah aji sampai dirumah aji law, iwo mampir terlebih dahulu di rumah aji law. setelah istirahat dirumah aji law kemudian iwo berangkat untuk pulang ke rumah... sampai di rumah iwo seperti biasa membersihkan kamarnya dan halaman rumahnya, matahari mulai terbenam dan menunjukkan hari sudah mulai sore setelah itu iwo mengirim pesan ke owe bunyi dari pesan tersebut adalah "owe, nanti malam ke rumah aji law yah" kemudian owe menjawabnya "iyah, wo hayuu aja". nanti kamuh kerumah saya dulu yah terus baru ke rumah aji law". ujar kata owe. kemudian iwo membalas pesan dari owe "iyah, siap owe". waktu menunjukkan pada jam 19.00 iwo bergegas berangkat ke rumah owe untuk menghampiri owe. kemudian owe sudah berada di depan rumah sebelum iwo datang ke rumah owe. iwo sesampai dirumah owe ternyata owe sudah menunggunya... kemudian mereka berdua langsung berangkat ke rumah aji law untuk bermain disanah. setelah mereka sampailah dirumah aji law mereka mengentuk pintu rumah aji law karena pintu rumahnya tertutup. owe mengetuk pintu rumah aji law. kemudian aji law mendengar ketukan pintu dari owe. akhirnya aji law membuka pintu rumahnya.. kemduian aji law menyuruh iwo dan owe masuk ke rumahnya, mereka di rumah aji law menonton televisi sambil mengobrol dengan aji law. kemudian owe membeli es good day di warung depan rumah aji law. untuk aji law dan iwo. setelah membeli es good day owe, aji law, dan iwo menonton televisi bersama... setelah beberapa jam menonton televisi owe mengajak main bareng game bersam aji law dan owe. mereka mau main bareng di game akhirnya mereka membuka dan bermain game bersamaan. kemudian tidak lama kemudian iwo mendapatkan pesan dari ruby. sekitar jam 20.00. ruby mengirim pesan ke iwo "wo, tolongin saya bisa tidak??" kata ruby. kemudian iwo menjawabnya "kamu kenapa ruby??..." ruby "tolong dunk, jemput aku wo..." iwo "emang kenapa??, ruby kenapa tidak mau suruh jemput cowo kamu??". ruby "iyah wo, masalahnya dia lagi ga ada di disinih lagi diluar kota berangkat kerja lagi". dan tolong dunk wo bantuin saya ketemuin sama kakek aku.. ini yang terakhir melihatnya. karena kakek aku kecelakaan di jawa tengah dan meninggal sekarang mau di kuburkan." ujar kata ruby. kemudian iwo langsung membalas "iyah ruby saya jemput kamu sekarang, kamu dimana posisinya??". ruby "disamping jalan raya perusahaan aku wo". iwo "iyah berangkat sekarang ruby". kemudian iwo izin kepada owe dan aji law " brow... ijin saya tinggal dulu yah kalian saya mau menjemput ruby di jalan sebelah perusahannya, karena penting kakeknya meninggal jadi ruby izin kerja untuk pulang sekarang". owe dan aji law menjawabnya mau di temenin kaga wo?? kemudian iwo menjawabnya "tidak usah terimakasih banyak kawan, saya sendirian aja tidak apa - apa". iwe dan aji law "yasudah wo hati - hati di jalan". kemudian iwo berangkat menjemput ruby. sampailah iwo di tempat ruby. disituh ruby sudah merasa sedih dan sedikit meneteskan air matanya... iwo memanggil ruby kemudian ayoo ruby cepatan nanti ketinggalan pemakamannya. ruby menyaut iyah wo hayuu berangkat sekarang. akhirnya ruby dan iwo berangkat berboncengan dan iwo mengendarai dengan cepat kendaraannya agar ruby bisa ketemu sebelum pemakaman kakeknya. tetapi ruby di jalan menangis dan merasa sedih karena ditinggalkan kakeknya yang dia sangat menyayanginya. sampailah dirumah ruby akhirnya iwo tepat pass sampai dirumah ruby kakek ruby belum di kubur. dan ruby mengucapkan terimakasih ke iwo. dan pamit ke iwo sambil meneteskan air matanya... iwo menjawabnya yasudah ruby iyah, sudah jangan nangis dan sedih lagi yah. ruby "iyah wo, terimakasih banyak". iwo "iyah, sama - sama ruby" semoga kakek kamu diterima disisi Allah yah ruby... ruby "iyah wo, amin".
Semoga yang membaca mengambil hal hal yang baiknya saja aminn
ReplyDeleteNovelnya mengharukan sampai demi pengorbanan untuk temennya
ReplyDeleteTerimakasih
DeleteThis comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDeleteSiap kak masih panjang ceritanya
DeleteBagus ceritanya kak... Gua salut sama lu
ReplyDeleteDitunggu kak lanjutan ceritanya
ReplyDeleteBagus
ReplyDeleteterimakasih
Delete